25.6 C
Jakarta

Gubernur Anies: Banyak Warga Rusun Alami Intimidasi saat Perjuangkan Hak

Must read

MDMC  dan LazisMu Salurkan Hasil Penggalangan Dana Peduli Korban Kebakaran

LAHAT,MENARA62.COM- Surat Keputusan Pimpinan Daerah  Muhammadiyah Kabupaten Lahat Tentang Pembentukan Pengurusan Pos Koordinasi (POSKOR) MDMC Lahat pada hari senin tanggal 5 Oktober 2020,  Dikarenakan telah...

Peringati Hari Santri, Menag Minta Pesantren Jangan Jadi Klaster Covid-19

Jakarta,Menara62.com - Menteri Agama Fachrul Razi meminta pondok pesantren lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan Covid-19. Hampir setahun sejak wabah covid melanda negeri ini,...

Angka Stunting Ditargetkan Turun Menjadi 14 Persen pada Akhir 2024

JAKARTA, MENARA62.COM - Staf khusus Wakil Presiden RI Bambang Widianto mengatakkan, pemerintah berkomitmen akan menurunkan stunting pada akhir 2024 menjadi 14%. Sudah tentu ini...

Pandemi Covid-19, Kekerasan Berbasis Gender Meningkat

JAKARTA, MENARA62.COM- Kekerasan terhadap perempuan bukan hanya terjadi di situasi normal sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Di tengah pendemi yang sudah memasuki bulan ke delapan...

JAKARTA, MENARA62.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan banyak warga rumah susun yang mengalami intimidasi dan tekanan ketika memperjuangkan haknya.

“Praktik ketidakadilan ini jamak. Ini bukan kasus khusus di Lavande saja, ini contoh saja. Praktik seperti ini (terjadi) di mayoritas rumah susun di Jakarta,” kata Gubernur saat meninjau Apartemen Lavande yang berlokasi di Jalan Supomo, Jakarta Selatan, Senin malam (18/2/2019) seperti dikutip dari Antara.

Karena itu Gubernur mengimbau seluruh pihak yang terkait dalam pengelolaan rumah susun milik atau hunian vertikal untuk mematuhi Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 132 Tahun 2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik.

“Kita buat aturan itu, dan saya minta kepada semuanya untuk melaksanakan Pergub 132 secara konsisten. Itulah dasar hukum yang digunakan di Jakarta,” kata Anies saat meninjau Apartemen Lavande yang berlokasi di Jalan Supomo, Jakarta Selatan, Senin (18/2) malam.

Hal tersebut diharapkan nantinya keadilan hadir di setiap rumah susun yang ada di Jakarta. “Sekarang kita mengatur itu semua,” jelas Anies.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diakui Gubernur serius menangani masalah ketidakadilan ini secara tuntas. Dia minta kepada semua jajaran untuk jangan mundur, laksanakan dengan tuntas.

“Kita semua akan bekerja bersama untuk mengawal proses pelaksanaan Pergub 132 ini. Kita akan laksanakan di semua tempat, bukan hanya di sini. Saya percaya dengan bapak ibu (penghuni rusun), kita bisa kerjasama, InsyaAllah kita bisa tuntaskan sama-sama,” tegas  Anies.

Pergub 132 ini bertujuan mengatur pengelolaan Rusun Milik agar dapat berhasil guna, berdaya guna dan memberikan perlindungan hukum kepada pemilik, penghuni dan masyarakat umum dalam menjadikan rumah susun sebagai tempat tinggal yang sehat, aman, nyaman dan harmonis.

Hadirnya Pergub Nomor 132 Tahun 2018 dalam rangka mencapai tertib pengelolaan Rusun Milik yang berkaitan dengan pengelolaan benda bersama, bagian bersama, tanah bersama serta penghunian termasuk sarana dan utilitas.

Aturan dalam pergub ini juga melingkupi pembinaan pengelolan rusun milik yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Hal paling mendasar mengenai hak-hak warga rusun, dimana selama ini para penghuni tidak bisa menjalankan atau mendapatkan haknya dengan baik.

“Apalagi kalau sudah sampai pada pembentukan P3SRS (Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun). Banyak sekali pengurus P3SRS tidak tinggal di lokasinya dan bukan warga yang bersama di situ,” katanya.

Ditegaskannya bahwa pemprov konsisten dan akan hadapi gugatan yang muncul pengadilan. Serta ingin membuktikan lewat jalur hukum, sebab yang diatur di sini pengelolaan yang mendasarkan pada prinsip keadilan.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

MDMC  dan LazisMu Salurkan Hasil Penggalangan Dana Peduli Korban Kebakaran

LAHAT,MENARA62.COM- Surat Keputusan Pimpinan Daerah  Muhammadiyah Kabupaten Lahat Tentang Pembentukan Pengurusan Pos Koordinasi (POSKOR) MDMC Lahat pada hari senin tanggal 5 Oktober 2020,  Dikarenakan telah...

Peringati Hari Santri, Menag Minta Pesantren Jangan Jadi Klaster Covid-19

Jakarta,Menara62.com - Menteri Agama Fachrul Razi meminta pondok pesantren lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan Covid-19. Hampir setahun sejak wabah covid melanda negeri ini,...

Angka Stunting Ditargetkan Turun Menjadi 14 Persen pada Akhir 2024

JAKARTA, MENARA62.COM - Staf khusus Wakil Presiden RI Bambang Widianto mengatakkan, pemerintah berkomitmen akan menurunkan stunting pada akhir 2024 menjadi 14%. Sudah tentu ini...

Pandemi Covid-19, Kekerasan Berbasis Gender Meningkat

JAKARTA, MENARA62.COM- Kekerasan terhadap perempuan bukan hanya terjadi di situasi normal sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Di tengah pendemi yang sudah memasuki bulan ke delapan...

Kunjungi Kali Sentiong, Wagub Riza Pastikan Wilayah Siap Hadapi Banjir

JAKARTA, MENARA62.COM – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan kunjungan ke Kali Sentiong di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2020). Kunjungan...