SOLO, MENARA62.COM — Sekitar 700 warga Muhammadiyah menghadiri Hari Bermuhammadiyah yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kota Bengawan di Pendopo Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi warga Muhammadiyah sekaligus memperkuat gerakan dakwah berbasis cabang, ranting, masjid, dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Hari Bermuhammadiyah PCM Kota Bengawan menghadirkan Ketua Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, H. Muhammad Jamaludin Ahmad, S.Psi., Psikolog, sebagai narasumber utama.
Peserta berasal dari berbagai unsur persyarikatan, mulai dari Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah, organisasi otonom (Ortom), hingga Amal Usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Cabang Kota Bengawan.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta, Drs. K.H. Anwar Soleh, M.Hum., bersama jajaran pimpinan harian PDM Kota Surakarta turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Perwakilan PCM se-Kota Surakarta juga hadir sehingga forum tersebut tidak hanya menjadi ruang pengajian, tetapi sekaligus sarana silaturahmi dan konsolidasi gerakan Muhammadiyah di tingkat cabang dan daerah.
Ketua PCM Kota Bengawan, Ghofar Ismail, S.Ag., M.M., mengatakan Hari Bermuhammadiyah tidak semestinya berhenti sebagai agenda seremonial.
Menurut dia, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah, konsolidasi organisasi, dakwah, serta sinergi antara pimpinan, ranting, Ortom, dan Amal Usaha Muhammadiyah.
Hadirkan Layanan Kesehatan dan Ekonomi Warga
Selain pengajian, Hari Bermuhammadiyah PCM Kota Bengawan dikemas dengan sejumlah kegiatan pendukung yang menampilkan potensi warga dan Amal Usaha Muhammadiyah.
Salah satunya melalui Pojok SehatMU yang dikelola RS PKU Muhammadiyah Sampangan. Layanan tersebut menjadi bentuk kehadiran Amal Usaha Muhammadiyah dalam memberikan akses pelayanan kesehatan sekaligus mendekatkan layanan kepada warga.
Kegiatan juga dimeriahkan PAZAR MU yang menghadirkan berbagai produk pelaku UKM Muhammadiyah dan Aisyiyah serta Amal Usaha di lingkungan PCM Kota Bengawan.
PAZAR MU menjadi ruang promosi sekaligus pengembangan potensi ekonomi warga persyarikatan. Kehadiran kegiatan tersebut menunjukkan bahwa konsolidasi Muhammadiyah juga dapat diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat.
Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah Kunjungi Masjid Nurul Hidayah
Usai pengajian, Muhammad Jamaludin Ahmad bersama jajaran PDM Kota Surakarta dan PCM Kota Bengawan menyempatkan diri mengunjungi Masjid Nurul Hidayah.
Masjid tersebut merupakan salah satu masjid wakaf unggulan di Jawa Tengah dan meraih Juara Harapan 1 dalam Lomba Masjid Unggulan Jawa Tengah.
Dalam kunjungan tersebut, Jamaludin mengapresiasi pola kolaborasi yang dibangun pengurus masjid bersama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan serta majelis, lembaga, dan Ortom Muhammadiyah lainnya.
Menurut dia, kolaborasi lintas unsur tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pengelolaan masjid wakaf Muhammadiyah di daerah lain.
Ia menilai masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pemberdayaan dan penguatan dakwah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Jamaludin juga memberikan dukungan terhadap rencana Fun Camp PCPM Kota Bengawan yang dinilai menjadi salah satu terobosan dakwah bagi kalangan pemuda.
“Kami mengucapkan selamat kepada PCPM Kota Bengawan yang akan melaksanakan Fun Camp Kobeng, semoga lancar dan bisa memberikan wadah khususnya para pemuda-pemuda masjid di wilayah Kota Bengawan,” ujar Jamaludin.
Kegiatan Fun Camp tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pemuda masjid untuk membangun kebersamaan, memperkuat kapasitas kader, sekaligus mengembangkan model dakwah yang lebih dekat dengan karakter generasi muda.
Rangkaian Hari Bermuhammadiyah PCM Kota Bengawan pun memperlihatkan upaya memperluas makna dakwah, dari penguatan silaturahmi dan kajian ke pemberdayaan kesehatan, ekonomi, masjid, serta pembinaan generasi muda. (*)

