29.6 C
Jakarta

Kerja Sama dengan Muhammadiyah, BPJS Ketenagakerjaan Bidik 500 Ribu Peserta

Baca Juga:

Jakarta, Menara62.com– Guna menggencarkan penerimaan peserta, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, menggandeng Muhammadiyah untuk menjangkau warga persyarikatan ini. BPJS mengaku mengincar potensi 500 ribu peserta baru dari Ormas Islam modern terbesar di Indonesia ini, khususnya dari seluruh rumah sakit yang dimiliki.

Menurut Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto dalam MOU antar kedua lembaga hari ini di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Rabu (5/April/2017). Kerjasama tersebut merupakan tonggak awal agar BPJS dapat menjalin kerjasama yang menguntungkan dua belah pihak. Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi masyarakat terbesar di Indonesia membuat pihaknya beruntung dapat menjalin kerjasama.

Muhammadiyah mempunyai Rumah Sakit yang sangat erat terkait dengan fungsi BPJS Ketenagakerjaan. Sebab BPJS Ketenagakerjaan memberikan klaim pelayanan kecelakaan kerja dari Rumah Sakit,” kata Agus.

Setelah kerjasama berupa penandatanganan MOU, ini berikutnya ke kerjasama lanjut ke Rumah Sakit dan organisasi otonom Muhammadiyah. Tambah Agus setidaknya ada empat poin penting yang dapat dilakukan BPJS bagi Muhammadiyah dalam kerjasama ini. Pertama, adanya jaminan kecelakaan kerja, kalau kecelakaan dan dirawat akan dirawat sampai sembuh. Bahkan jika peserta cacat akan dilatih sampai sembuh.

Kedua, jika meninggal dunia biasa akan ada santunan Rp24 juta dan ada beasiswa ke ahli waris mencapai Rp12 juta. Namun jika matinya karena kecelakaan akan dapat santunan 48 kali gaji. Ketiga, adanya jaminan hari tua dan keempat, jaminan pensiun.

Sementara itu, Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir yang hadir dan menandatangani kerjasama mengatakan kerjasama ini salah satu gambaran Muhammadiyah yang mendukung program prioritas pemerintah.

“Bagi kami memang berbagai macam program pemerintah itu merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah untuk mensukseskan dan menjadi bagian dari program kami (Muhammadiyah) juga,” ucap Haedar dalam sambutannya.

Selain itu kerjasama dengan BPJS diharapkan memberi nilai tambah bagi warga Muhammaddiyah dan bentuk pengamalan dari Muhammadiyah yang maju dan modern. “Selain itu Muhammadiyah merupakan organisasi modern, maka dibuat sebuah system yang modern,” tutup Haedar.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!