29 C
Jakarta

Jatim Park 2 Bawa Satwa ke MBS Prof Hamka Madiun, Santri Antusias

Baca Juga:

MADIUN, MENARA62.COM – Pengalaman belajar berbeda dirasakan santri putra dan putri MBS Prof Hamka Kota Madiun, Jawa Timur. Mereka berkesempatan mengenal berbagai satwa secara langsung, mulai dari burung beo, nuri, iguana, ular, hingga musang bulan, dalam program Jatim Park 2 Goes to School (GTS), Rabu (7/10/2026).

 

Kegiatan ini menghadirkan edukasi satwa langsung di lingkungan sekolah. Santri tidak hanya memperoleh penjelasan mengenai karakteristik berbagai satwa, tetapi juga berkesempatan melihat dan menyentuh beberapa satwa dengan pendampingan tim Jatim Park 2.

 

Program tersebut menjadi alternatif pembelajaran yang menggabungkan pengetahuan, pengalaman langsung, dan aktivitas interaktif. Kehadiran satwa di lingkungan sekolah pun membuat suasana belajar lebih menarik dan mendorong rasa ingin tahu para santri.

 

Marketing Jatim Park 2, Muhammad Mubarrak, mengatakan program Goes to School dirancang untuk memadukan edukasi satwa dengan pengenalan wisata edukasi yang ditawarkan Jatim Park 2.

 

“Jadi kami konsepnya tidak hanya wisata, tetapi juga mendapatkan ilmu. Edukasi aksi salah satunya bisa pegang dan sentuh satwa,” ujarnya.

 

Menurut Mubarrak, program ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan koleksi satwa Jatim Park 2 kepada pelajar yang belum berkesempatan berkunjung langsung ke destinasi wisata edukasi tersebut.

 

“Tujuannya GTS ini promosi sekaligus edukasi satwa. Supaya yang belum pernah ke Jatim Park juga tahu bahwa kami punya banyak koleksi satwa,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, program Goes to School dilaksanakan secara rutin dengan menyambangi berbagai lembaga pendidikan di sejumlah daerah. Pada 2026, Kota Madiun menjadi salah satu sasaran kegiatan yang menyasar sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA.

 

“Rencananya di Madiun sampai 22 Oktober mendatang,” tambahnya.

 

Belajar Satwa Tak Hanya dari Buku

 

Kepala SMP MBS Prof Hamka, Imron Wafdurrahman, menyambut baik kegiatan edukasi satwa tersebut. Menurutnya, interaksi langsung dengan objek yang dipelajari memberikan pengalaman berbeda dibandingkan pembelajaran yang hanya mengandalkan buku atau gambar.

 

“Anak-anak bisa belajar tidak hanya melalui buku atau gambar, tetapi juga melihat dan berinteraksi secara langsung dengan satwa. Ini menjadi pengalaman belajar yang menarik bagi mereka,” terangnya.

 

Ia menilai, pengalaman melihat satwa secara langsung dapat membantu santri menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di kelas dengan objek nyata di lingkungan sekitar.

 

“Ketika anak melihat langsung, mereka tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga pengalaman. Itu yang membuat kegiatan seperti ini menarik untuk pembelajaran,” tambahnya.

 

Sepanjang kegiatan, santri tampak antusias menyimak penjelasan tim Jatim Park 2. Mereka juga mengajukan pertanyaan dan mengikuti sesi interaksi dengan satwa yang diperkenalkan.

 

Suasana semakin semarak ketika tim Jatim Park 2 mengajak para santri mengikuti permainan edukatif. Aktivitas tersebut membuat pembelajaran berlangsung lebih dinamis sekaligus membuka ruang bagi santri untuk belajar melalui pengamatan dan pengalaman langsung.

 

Melalui program ini, edukasi satwa tidak hanya menjadi sarana menambah pengetahuan, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan di lingkungan sekolah. Kehadiran Jatim Park 2 di MBS Prof Hamka Madiun menunjukkan bahwa pembelajaran dapat dikembangkan melalui beragam pendekatan agar lebih dekat dengan kehidupan nyata. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!