28.2 C
Jakarta

Print Parade #4 Digelar, Merayakan Seni Grafis dan Semangat Regenerasi

Baca Juga:

 

BANTUL, MENARA62.COM — Pameran karya-karya seni grafis “Print Parade” kembali digelar dan kali ini memasuki penyelenggaraan keempat. Menghadirkan karya-karya mendiang seniman Danang Hadi dan puluhan anggota dan mantan mantan anggota Studio Grafis Minggiran.

Print Parade #4 digelar di galeri Kiniko Art, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, DIY, 12-27 September 2026. Kurator Print Parade Bambang ‘Toko’ Witjaksono menjelaskan, pameran ini hadir sebagai sebuah perayaan seni cetak grafis sekaligus ruang pertemuan yang mempertemukan sejarah, praktik berkarya, dan semangat regenerasi dalam ekosistem seni grafis Indonesia.

“Print Parade tidak semata-mata diposisikan sebagai sebuah pameran untuk menghadirkan karya, tetapi juga sebagai ruang untuk mengingat, merefleksikan perjalanan, berbagi pengalaman, serta membuka kemungkinan dialog antargenerasi pegrafis,” tuturnya, Jumat (11/9/2026)


Print Parade digelar perdana pada 2013. Tahun ini, dengan mengusung tema “Menjembatani Perjalanan dan Regenerasi Seni Grafis Indonesia”, pameran dibuka pada Sabtu (12/9/2026) oleh seniman Ong Harry Wahyu.

“Dari waktu ke waktu, Print Parade berkembang sebagai sebuah ruang yang mempertemukan beragam pengalaman dan pandangan dalam praktik seni grafis. Di dalamnya, karya tidak berdiri sendiri, melainkan hadir sebagai bagian dari percakapan yang lebih luas mengenai proses, pengetahuan, sejarah, dan keberlanjutan praktik seni cetak grafis,” papar Bambang.

Ia menjelaskan, karya-karya (alm.) Danang Hadi di pameran ini menjadi kesempatan untuk kembali melihat jejak pemikiran dan praktik yang telah ditinggalkan, sekaligus mengenang kontribusinya dalam perkembangan seni grafis.

Print Parade #4 juga menghadirkan karya-karya anggota dan mantan anggota Studio Grafis Minggiran, serta sejumlah pegrafis undangan terpilih. Selain itu, karya-karya mahasiswa magang di Studio Grafis Minggiran periode 2023-2026 juga ikut dipamerkan. Bagi Studio Grafis Minggiran yang berdiri pada 2001, Print Parade merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga seni grafis sebagai praktik yang hidup, terbuka, dan terus berkembang.

 

 

“Print Parade #4 bukan hanya sebuah peristiwa pameran, tetapi juga sebuah upaya untuk merayakan keberlanjutan. Agenda ini menjadi ruang untuk mengenang, melihat kembali perjalanan, mempertemukan berbagai generasi, dan merayakan seni grafis sebagai praktik yang terus bergerak melalui karya, pengetahuan, perjumpaan, dan regenerasi,” tuturnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!