SOLO, MENARA62.COM — Baru berdiri sekitar dua bulan, Program Studi Pendidikan Jasmani Program Magister Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil mencatatkan prestasi awal. Program studi tersebut resmi meraih status Terakreditasi Pertama dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).
Status tersebut ditetapkan melalui Keputusan LAMDIK Nomor 2149/SK/LAMDIK/Ak-PSB/M/X/2026 tertanggal 5 Oktober 2026. Akreditasi ini berlaku mulai 5 Oktober 2026 hingga 6 September 2028.
Capaian ini menjadi langkah penting bagi Magister Penjas UMS yang baru resmi berdiri pada 4 Agustus 2026. Program studi tersebut menerima 18 mahasiswa pada angkatan pertama dan memulai proses perkuliahan perdana pada 7 September 2026.
Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani Program Magister FKIP UMS, Dr. Pungki Indarto, M.Or., mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pengembangan program studi.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan amanah yang harus kami jaga bersama. Kami berkomitmen membangun pelayanan akademik yang baik, mengawal mahasiswa agar lulus tepat waktu sesuai bidang kompetensinya, serta terus meningkatkan mutu program studi,” ujar Pungki.
Menurutnya, keberhasilan memperoleh status akreditasi pertama bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan menjadi tanggung jawab untuk menjaga kualitas pendidikan dan layanan akademik ke depan.
Magister Penjas UMS, kata dia, hadir dengan orientasi pengembangan keilmuan pendidikan jasmani yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta berkhidmat bagi persyarikatan Muhammadiyah.
“Program studi ini berkomitmen menghadirkan pendidikan magister yang bermutu, berkemajuan, dan mampu menjawab kebutuhan pengembangan pendidikan jasmani di Indonesia,” tambahnya.
Dengan diraihnya status Terakreditasi Pertama, Magister Penjas UMS menjadikan capaian tersebut sebagai fondasi awal untuk terus bertumbuh, meningkatkan kualitas, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan magister di bidang pendidikan jasmani.
Ke depan, program studi ini menargetkan penguatan mutu akademik, peningkatan kompetensi lulusan, serta pengembangan riset yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan olahraga. (*)

