33.4 C
Jakarta

Menkes Terawan Tawarkan Tiga Alternatif untuk Atasi Defisit Anggaran BPJS Kesehatan

Must read

Jaringan Alumni Belanda di Indonesia Gelar Talkshow Populisme Berbasis Agama

JAKARTA, MENARA62.COM - Jaringan Alumni Belanda di Indonesia (NL Alumni Network Indonesia) menggelar program Series #3 Orange Talk dengan tema ‘Religious-Based Populism: A Challenge...

Muhammadiyah Garut Resmikan Tanggul Penahan Tebing Sungai

  Garut, MENARA62.COM- MDMC Kabupaten Garut meresmikan tanggul bronjong penahan tebing sungai Cibaluk di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Sabtu (27/02/2021). Tanggul ini dibangun sebagai tahapan...

Dukung Pemulihan Ekonomi Pascapandemi, Krakatau Bandar Samudera Gelar Pelatihan Digital UMKM

JAKARTA, MENARA62.COM -- Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan teknologi yang sangat pesat bagi dunia usaha. Hal ini otomatis meningkatkan persaingan pasar baik nasional maupun...

XL Axiata & Bank OCBC NISP Kolaborasi Hadirkan Kemudahan Akses Internet Selama #DiRumahAja

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerjasama dengan Bank OCBC NISP meluncurkan produk layanan khusus bagi para nasabah Bank OCBC NISP...

JAKARTA, MENARA62.COM – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menawarkan tiga alternatif untuk mengatasi permasalahan defisit anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pada 2020. Alternatif tersebut ditawarkan terkait dengan rencana pemerintah menaikkan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Tiga alternatif tersebut, kata Terawan pertama adalah mengusulkan subsidi pemerintah atas selisih kenaikan iuran JKN pada peserta bukan penerima upah dan bukan pekerja kelas III.

“Alternatif pertama tersebut masih perlu menunggu kepastian jawaban dari Menteri Keuangan dan perlu dituangkan dalam keputusan presiden,” kata Menkes pada rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR RI, seperti dikutip dari Antara, Kamis (12/12/2019).

Kemudian alternatif kedua adalah memanfaatkan profit atas klaim rasio peserta penerima bantuan iuran yang diproyeksikan akan didapatkan akibat kenaikan iuran JKN pada 2020.

“Profit itu digunakan untuk membayar selisih kenaikan iuran peserta bukan penerima upah dan bukan pekerja kelas III,” tuturnya.

Sedangkan alternatif yang ketiga adalah Kementerian Sosial sedang melakukan perbaikan kualitas data penerima bantuan iuran sekaligus memadukannya dengan Data Terpadu Program Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Terdapat data penerima bantuan iuran non-DTKS sejumlah 30.620.052 jiwa yang akan dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial,” jelasnya.

Terawan menjelaskan rencana penonaktifan penerima bantuan iuran tersebut dapat dimanfaatkan untuk digantikan oleh peserta bukan penerima upah dan bukan pekerja kelas III yang berjumlah 19.961.569 jiwa.

Saat ditanya oleh pimpinan Komisi IX, diantara ketiga alternatif yang ditawarkan tersebut mana yang paling memungkinkan dilaksanakan dalam waktu singkat, Terawan menyebutkan yang paling memungkinkan adalah alternatif kedua dan ketiga.

Dalam rapat tersebut, sejumlah anggota Komisi IX menyampaikan pendapat yang lebih condong mengarah pada alternatif kedua. Wakil Ketua Komisi IX Sri Rahayu mengatakan peserta bukan penerima upah dan bukan pekerja kelas III bukan tidak mau membayar, tetapi tidak ingin ada kenaikan.

“Jadi jangan dimasukkan ke dalam penerima bantuan iuran. Mungkin disubsidi,” ujarnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Jaringan Alumni Belanda di Indonesia Gelar Talkshow Populisme Berbasis Agama

JAKARTA, MENARA62.COM - Jaringan Alumni Belanda di Indonesia (NL Alumni Network Indonesia) menggelar program Series #3 Orange Talk dengan tema ‘Religious-Based Populism: A Challenge...

Muhammadiyah Garut Resmikan Tanggul Penahan Tebing Sungai

  Garut, MENARA62.COM- MDMC Kabupaten Garut meresmikan tanggul bronjong penahan tebing sungai Cibaluk di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Sabtu (27/02/2021). Tanggul ini dibangun sebagai tahapan...

Dukung Pemulihan Ekonomi Pascapandemi, Krakatau Bandar Samudera Gelar Pelatihan Digital UMKM

JAKARTA, MENARA62.COM -- Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan teknologi yang sangat pesat bagi dunia usaha. Hal ini otomatis meningkatkan persaingan pasar baik nasional maupun...

XL Axiata & Bank OCBC NISP Kolaborasi Hadirkan Kemudahan Akses Internet Selama #DiRumahAja

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerjasama dengan Bank OCBC NISP meluncurkan produk layanan khusus bagi para nasabah Bank OCBC NISP...

Kantongi Gold Play Button, RAJA IT Bagi Bagi 1000 Nasi Box

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kata Subscribers saat ini menjadi tidak asing lagi, dikarenakan semakin banyaknya pengguna Youtube. Jumlah pelanggan atau subscribers di Youtube, bisa menjadi...