30 C
Jakarta

Muchlas MT : Penulisan Sejarah Muhammadiyah Suatu Keharusan

Baca Juga:

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, Dr Muchlas MT mengungkapkan penulisan sejarah Muhammadiyah suatu keharusan. Penulisan sejarah harus menjadi bagian dari upaya persyarikatan dalam meluruskan dan merangkai kembali serpihan perjuangan Muhammdiyah bagi bangsa dan negara yang tidak sempat terekspose.

Muchlas mengemukakan hal tersebut pada Kongres Sejarawan Muhammadiyah 2021 yang berlangsung di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Sabtu – Ahad (27-28/11/2021). Kongres menghadirkan pembicara Prof Mark R Woodward dari Arizona State University, dan Kevin W Fogg PhD dari University of North Carolina. Sedang keynote speaker Prof Dr Haedar Nashir MSi, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Lebih lanjut Muhlas yang juga Rektor UAD mengatakan hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah informasi, data, arsip dan dokumen sejarah. Sebab informasi, data, arsip dapat didaur ulang dan diramu dengan rumusan dengan perspektif baru yang dapat diaktualisasikan dengan kehidupan kekinian.

Karena itu, Kongres Sejarawan Muhammadiyah ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk merumuskan kembali peran sejarawan dalam konstelasi peradaban. Selain itu, peran sejarahwan dalam menyuguhkan pemikiran gerakan dan amal nyata persyarikatan Muhammadiyah dalam tafsir sejarah yang lebih kontekstual dan relevan dengan zaman dalam spektrum ke-Indonesia-an maupun dunia internasional.

Sejarah, kata Muchlas, bukan hanya peran seorang tokoh atau pahlawan dalam kurun waktu tertentu. Tetapi bagaimana generasi sekarang dan akan datang memiliki kesinambungan dan daya juang dalam mewujudkan rumusan cita-cita para pendahulu. Cita-cita itu tersimpan di manuskrip maupun dokumen persyarikatan Muhammadiyah dalam mendirikan, memerdekakan dan merawat bangsa NKRI.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!