25.6 C
Jakarta

Penanaman Hidroponik dengan Botol Bekas, Strategi LLHPB Kab. Magelang Tingkatkan Ketahanan Pangan

Must read

Guru SD Muhammadiyah 1 Tetap Kreatif dan Inovatif di Tengah Pandemi Covid-19

  SOLO,MENARA62.COM – Agung Sudarwanto M.Sn Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta berinovasi Wayang Kulit Tokoh Kresna 30 cm untuk tarik minat generasi milenial, dan...

Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Terima Sertifikat Webinar Kangen Sekolah

  SOLOMENARA62.COM – Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta terima sertifikat webinar Kangen Sekolah Nomor: 0796/C3/PP/2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak...

Bupati Sleman Serahkan Bantuan RTLH bagi Warga Desa Ambarketawang Gamping

SLEMAN, MENARA62.COM - Bupati Sleman Sri Purnomo serahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) kepada warga Ambarketawang, Gamping, Sleman. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh...

BSNP Serahkan Draf Standar PJJ dan PAUD ke Kemdikbud

JAKARTA, MENARA62.COM -- Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) akan menyerahkan draf tandar Pendidikan Jarah Jauh (PJJ) dan PAUD ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal...

MAGELANG, MENARA62.COM — Pandemi Covid 19 berdampak cukup banyak bagi berbagai sektor, termasuk ekonomi. Salah satu strategi yang dilakukan oleh Lembaga Lingkungan Hidup Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (LLHPB PDA) Kabupaten Magelang dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan meningkatkan ketahanan pangan melalui kegiatan Pelatihan Penanaman Hidroponik Menggunakan Botol Bekas. Kegiatan ini bertempat di BA ‘Aisyiyah Blangkunan, Pabelan, Mungkid, dengan Jemaah ‘Aisyiyah Ranting Pabelan sebagai peserta pelatihan.

Selain untuk meningkatkan ketahanan pangan, pelatihan ini bertujuan untuk memanfaatkan barang-barang bekas sekaligus mengurangi limbah botol plastik.

Hidroponik sendiri merupakan metode penanaman menggunakan media air dan botol bekas. Metode ini dipilih karena tidak memakan banyak lahan, kualitas tanaman lebih baik, dan hasil yang lebih sehat serta higienis.

Bahan yang diperlukan dalam penanaman hidroponik ini adalah botol air mineral 1 liter, gelas air mineral, nutrisi tanaman, serta media tanam berupa sekam, pasir, sabut kelapa, kerikil. Alat yang digunakan adalah gunting, cutter, dan solder.

Langkah pembuatan yang pertama adalah melubangi botol sejumlah 2 lubang sesuai ukuran gelas air mineral. Kedua, gelas air mineral dilubangi kecil-kecil pada bawah dan sisinya. Selanjutnya mengisi botol dengan air dan nutrisi tanaman. Gelas yang sudah dilubangi kemudian dimasukkan ke dalam botol. Lalu, memasukkan tanaman sampai akar menyentuh air diikuti dengan memasukkan media tanam dalam gelas. Setelah selesai, tanaman diletakkan di tempat yang tidak terlalu panas. Dan yang paling penting, harus dilakukan perawatan secara teratur. (LLHPB PDA Magelang)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Guru SD Muhammadiyah 1 Tetap Kreatif dan Inovatif di Tengah Pandemi Covid-19

  SOLO,MENARA62.COM – Agung Sudarwanto M.Sn Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta berinovasi Wayang Kulit Tokoh Kresna 30 cm untuk tarik minat generasi milenial, dan...

Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Terima Sertifikat Webinar Kangen Sekolah

  SOLOMENARA62.COM – Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta terima sertifikat webinar Kangen Sekolah Nomor: 0796/C3/PP/2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak...

Bupati Sleman Serahkan Bantuan RTLH bagi Warga Desa Ambarketawang Gamping

SLEMAN, MENARA62.COM - Bupati Sleman Sri Purnomo serahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) kepada warga Ambarketawang, Gamping, Sleman. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh...

BSNP Serahkan Draf Standar PJJ dan PAUD ke Kemdikbud

JAKARTA, MENARA62.COM -- Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) akan menyerahkan draf tandar Pendidikan Jarah Jauh (PJJ) dan PAUD ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal...

SMP Muhammadiyah 7 Jebres Isi Kegiatan PTS Dengan Kajian HPT

SOLO,MENARA62.COM-Selama Penilaian Tengah Semester tanggal 14-24 September 2020, sebanyak 43 guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 7 Kandangsapi Jebres mengadakan kajian kitab Himpunan Putusan Tarjih....