SRAGEN, MENARA62.COM — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Trensains Muhammadiyah Sragen. Muhammad Arfani Abbas, siswa kelas 12, berhasil meraih Beasiswa Garuda dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta diterima di tujuh perguruan tinggi bergengsi dunia, mulai dari Institut Teknologi Bandung (ITB) hingga kampus top internasional di Amerika Serikat, Kanada, dan Selandia Baru.
Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras dan konsistensi Arfani dalam mempersiapkan masa depan akademiknya sejak awal masuk SMA. Ia mengaku telah memetakan kampus tujuan, jurusan, hingga peluang beasiswa sejak dini.
“Bagi saya, belajar di luar negeri bukan hanya membangun jaringan internasional, tetapi juga membuka cara pandang baru. Saya ingin mendapatkan wawasan dan perspektif global yang kedepannya bisa berkontribusi untuk Indonesia dan kemanusiaan,” ujar Arfani.
Adapun tujuh kampus yang telah memberikan Letter of Acceptance (LoA) kepada Arfani meliputi University of Toronto Kanada, University of California Davis, University of Colorado Boulder, University of Michigan Dearborn, Purdue University Amerika Serikat, Institut Teknologi Bandung (ITB), serta University of Auckland Selandia Baru.
Di ITB, Arfani diterima pada program International Undergraduate Program (IUP) jurusan Chemical Engineering. Sementara di University of Toronto, ia diterima pada program Life Science – Health Science Stream.
Tak hanya itu, Arfani juga memperoleh Provost Scholarship dari University of California Davis dan Beasiswa Garuda dari Pemerintah Indonesia. Saat ini, ia masih menunggu hasil seleksi dari University of New South Wales Australia dan Nanyang Technological University Singapura yang dijadwalkan diumumkan Juni mendatang.
Kesuksesan Arfani tidak diraih secara instan. Selain menjaga prestasi akademik, ia aktif mengasah kemampuan bahasa Inggris, menyusun esai motivasi, mengikuti kegiatan kepemimpinan, hingga mempersiapkan dokumen administrasi kampus luar negeri.
Bahkan, skor SAT (Scholastic Aptitude Test) yang diraihnya masuk dalam 10 persen tertinggi secara global. Capaian itu membuat Arfani dipercaya menjadi global tutor bagi rekan sebaya melalui platform pendidikan Khan Academy.
Pihak SMA Trensains Muhammadiyah Sragen turut memberikan dukungan penuh melalui pembinaan akademik, penguatan bahasa asing, dan pendampingan proses pendaftaran kampus internasional.
Keberhasilan Arfani menjadi inspirasi bagi pelajar Indonesia bahwa peluang menembus kampus dunia terbuka luas bagi siapa saja yang memiliki perencanaan matang, konsistensi, dan semangat belajar tinggi.
Kini, dengan tujuh kampus yang telah menerima dirinya dan dua kampus lain yang masih dalam tahap seleksi, Arfani tengah mempertimbangkan pilihan terbaik untuk melanjutkan studi dan mewujudkan cita-citanya di panggung global. (*)

