BOYOLALI, MENARA62.COM — SMA Muhammadiyah 1 Simo (SMA MUSA) menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertema “Integrasi Coding dan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Berdiferensiasi” pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru menghadapi perkembangan teknologi pendidikan di era digital.
Pelatihan yang berlangsung di aula SMA MUSA tersebut diikuti oleh seluruh guru. Kegiatan ini bertujuan membekali pendidik agar mampu memanfaatkan teknologi, khususnya coding dan Artificial Intelligence (AI), untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif, efektif, dan sesuai kebutuhan peserta didik.
Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala SMA MUSA, Dwitya Nadia Fatmawati, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa guru perlu terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu mengikuti perubahan zaman.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk menghadirkan proses belajar yang relevan dengan karakter siswa saat ini.
“Guru harus terus belajar dan memperbarui kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan tantangan abad ke-21,” ujarnya.
Sebagai narasumber utama, Pujiono, S.Si., M.M. menyampaikan materi tentang strategi penerapan coding dan AI dalam pembelajaran berdiferensiasi. Ia menjelaskan bahwa teknologi dapat membantu guru menyusun pembelajaran yang mampu menyesuaikan dengan kemampuan, minat, serta gaya belajar setiap siswa.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai pemanfaatan AI, mulai dari penyusunan perangkat pembelajaran, pembuatan media ajar, hingga pengembangan asesmen yang lebih efektif.
Tidak hanya teori, para guru juga mengikuti sesi praktik penggunaan sejumlah aplikasi berbasis AI yang dapat mendukung kegiatan belajar mengajar. Peserta tampak antusias mengikuti pelatihan melalui diskusi interaktif dan praktik langsung.
Beberapa guru, di antaranya Muh Fiyan Alfatih dan Joko Mardiko, turut aktif dalam sesi pelatihan dengan mengeksplorasi berbagai fitur teknologi pendidikan yang diperkenalkan.
Kegiatan yang dipandu oleh Desviana Umi Sholihah, S.M. tersebut berlangsung dengan suasana dinamis. Para guru tidak hanya menerima materi, tetapi juga mencoba langsung penerapan teknologi untuk mendukung pembelajaran di kelas.
Melalui IHT ini, SMA MUSA berharap para guru dapat mengimplementasikan hasil pelatihan dalam pembelajaran sehari-hari sehingga tercipta proses belajar yang lebih menarik, adaptif, dan berpusat pada peserta didik.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen SMA Muhammadiyah 1 Simo dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi pendidik serta pemanfaatan teknologi digital secara bijak.
Dengan langkah tersebut, SMA MUSA terus memperkuat perannya sebagai sekolah yang inovatif, siap menghadapi perkembangan zaman, dan mampu mencetak generasi unggul di era digital. (*)
