25.6 C
Jakarta

Sandiaga: Saatnya UMKM Go Public Di Pasar Modal

Must read

Potret Perayaan Maulid Nabi di salah satu Desa di Indonesia

PAMEKASAN, MENARA62.COM -- Potret perayaan Maulid Nabi di salah satu musala di Desa Waru Timur, Pamekasan, Madura pada Rabu malam (28/10/2020).

Lolonyo Chicken Katsu, Brand Milenial yang Bikin Nagih!

MAU  mencecap gurihnya chicken katsu? Ada baiknya coba Lolonyo chicken katsu. Brand milenial yang belum lama diluncurkan tersebut dapat menjadi pilihan yang tepat untuk...

Gudeg Yu Brindil, Melekatkan Pakem Jogja ke Lidah Orang Jakarta

PRADYNA Paramita yang akrab disapa Mitha bukan berdarah Yogyakarta. Tetapi naluri bisnisnya untuk mengangkat makanan lokal tradisional membawanya untuk mengesplorasi gudeg. Makanan khas Yogyakarta...

MDMC Gelar Jambore Relawan Muhammadiyah Secara Online

    Yogyakarta,MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah hari ini (29/10) melaksanakan Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah dengan tema “Meneguhkan Gerakan Keagamaan Hadapi Pandemi dan...

JAKARTA, MENARA62.COM– Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno menilai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) harus bisa naik tingkat dan turut berada di pasar modal Indonesia.

“Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia, red) dan para pelaku UMKM di sini bisa untuk go public. Kita manfaatkan kesempatan ini untuk menjadi bagian dari pemain. Bagian dari cerita ekonomi adalah para pengusaha kita,” kata Sandiaga dalam kegiatan Sosialisasi Go Public di Gedung Bursa Efek Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Senin (24/7).

Mantan ketua HIPMI ini sebelumnya menerangkan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas lima persen. Apalagi, Sandiaga melihat harga kebutuhan pokok dan inflasi relatif stabil serta dapat dikendalikan baik oleh pemerintah.

“Perkembangan ekonomi di Indonesia ditandai dengan tumbuhnya inovasi, sangat baik dalam meningkatkan e-commerce. Masyarakat kita pun aktif di media sosial serta jumlah UMKM yang banyak yaitu 58 juta unit,” lanjut Sandiaga.

Dia memprediksi masyarakat Indonesia akan beralih dari saving society (masyarakat menabung) menjadi investing society (masyarakat investasi-modal). Perubahan itu, lanjutnya, harus disikapi dengan positif bagi para pelaku dunia usaha.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Potret Perayaan Maulid Nabi di salah satu Desa di Indonesia

PAMEKASAN, MENARA62.COM -- Potret perayaan Maulid Nabi di salah satu musala di Desa Waru Timur, Pamekasan, Madura pada Rabu malam (28/10/2020).

Lolonyo Chicken Katsu, Brand Milenial yang Bikin Nagih!

MAU  mencecap gurihnya chicken katsu? Ada baiknya coba Lolonyo chicken katsu. Brand milenial yang belum lama diluncurkan tersebut dapat menjadi pilihan yang tepat untuk...

Gudeg Yu Brindil, Melekatkan Pakem Jogja ke Lidah Orang Jakarta

PRADYNA Paramita yang akrab disapa Mitha bukan berdarah Yogyakarta. Tetapi naluri bisnisnya untuk mengangkat makanan lokal tradisional membawanya untuk mengesplorasi gudeg. Makanan khas Yogyakarta...

MDMC Gelar Jambore Relawan Muhammadiyah Secara Online

    Yogyakarta,MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah hari ini (29/10) melaksanakan Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah dengan tema “Meneguhkan Gerakan Keagamaan Hadapi Pandemi dan...

Libur Panjang, Ratusan Kendaraan Serbu Kota Bogor

BOGOR, MENARA62. COM -- Libur panjang, ratusan kendaraan terlihat memadati jalan Tol Jagorawi menuju Kota Bogor, Jawa Barat (29/10/2020).