25.6 C
Jakarta

Mahfud MD Ajak Generasi Muda Kawal Pancasila

Must read

Edukasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 Melalui Pojok Edukasi

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Semakin turunnya kesadaran masyarakat dalam menaati protokol pencegahan Covid-19, menggerakan tim 001 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan...

Dukung Transformasi Digital pada Sektor Pendidikan di Indonesia, Lenovo Luncurkan EdVision

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pemimpin teknologi global, Lenovo, hari ini meluncurkan program komprehensif, Lenovo Edvision (bekerja sama dengan Microsoft), yang dirancang untuk mempersiapkan masa depan...

Gaya Hidup Pemicu Tertinggi Penyakit Jantung Koroner

JAKARTA, MENARA62.COM - Lebih dari separuh kematian di dunia saat ini disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM) atau Non-Communicable Diase (NCD). Global Burden of...

Bambang Tirtoyuliono, Penjabat Sementara Bupati Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi melantik Bambang Tirtoyuliono sebagai Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Indramayu selama berlangsungnya masa cuti Pelaksana...

BANDA ACEH, MENARA62.COM–  Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Prof Dr Moh Mahfud MD mengajak generasi muda untuk mengawal Pancasila sebagai ideologi negara yang bersifat final.

“Kalau berbicara masalah ideologi, kita sebagai sebuah negara mempunyai sebuah ideologi yang sangat kuat, yakni Pancasila,” ucapnya di Banda Aceh, seperti dikutip dari Antara, Senin (24/7).

Hal itu dikatakan Mahfud, dihadapan seribuan orang mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), dihadiri Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Moch Fachruddin, dan Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Septianda Djambak.

Dalam acara kuliah umum yang dipandu oleh Rektor Unsyiah, Prof Dr Samsul Rizal MEng dengan tema “Mengawal Ideologi Negara Melawan Radikalisme”, Mahfud menekankan pentingnya suatu ideologi dalam sebuah negara, dan Indonesia telah sepakat menggunakan ideologi Pancasila.

menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila otomatis menjadi cita-cita normatif bagi bangsa ini di dalam penyelenggaraan negara.

Arah penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia harus menjunjung tinggi ketuhanan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang beradab.

Lalu kesadaran atas persatuan dan kesatuan bangsa, berkerakyatan, serta menjunjung nilai-nilai keadilan bagi masyarakat di Indonesia.

“Sekarang, bagaimana kita menjadikan perbedaan tersebut jadi satu ditengah perbedaan yang ada. Dan ini harus kita kawal bersama,” katanya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Edukasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 Melalui Pojok Edukasi

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Semakin turunnya kesadaran masyarakat dalam menaati protokol pencegahan Covid-19, menggerakan tim 001 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan...

Dukung Transformasi Digital pada Sektor Pendidikan di Indonesia, Lenovo Luncurkan EdVision

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pemimpin teknologi global, Lenovo, hari ini meluncurkan program komprehensif, Lenovo Edvision (bekerja sama dengan Microsoft), yang dirancang untuk mempersiapkan masa depan...

Gaya Hidup Pemicu Tertinggi Penyakit Jantung Koroner

JAKARTA, MENARA62.COM - Lebih dari separuh kematian di dunia saat ini disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM) atau Non-Communicable Diase (NCD). Global Burden of...

Bambang Tirtoyuliono, Penjabat Sementara Bupati Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi melantik Bambang Tirtoyuliono sebagai Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Indramayu selama berlangsungnya masa cuti Pelaksana...

Pisang Goreng Naga Kriuk, Bisnis Mudah dan Murah. Yuk Intip Resepnya!

BEKASI, MENARA62.COM – Masa Pandemi virus Corona menyebabkan banyak perubahan bagi banyak manusia, salah satunya dari segi ekonomi. Namun perubahan itu tidak hanya ke...