28.6 C
Jakarta

Stunting, Masih Ada Kesempatan Untuk Memaksimalkan Potensi

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM — Masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan masa yang sangat penting bagi tumbuh kembang seorang anak. Namun, jika anak mengalami stunting pada 1000 hari pertama kehidupannya, masih ada kesempatan untuk dimaksimalkan potensinya.

“Manusia memiliki plasticity dalam tumbuh kembangnya. Jangan sampai kita mengabaikan pendekatan terhadap lifecycle,” terang Ahmad Syafiq MSc PhD dari Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan (PKGK) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ketika berbicara pada seminar sehari  “Opportunities Beyond 1000 Days,” Selasa (7/5/2018).

Dalam seminar yang diadakan di Auditorium Rumpun Ilmu Kesehatan UI ini, Ahmad Syafiq menyampaikan materi mengenai Peluang di luar 1000 HPK: kajian ilmiah atas publikasi ilmiah mutakhir.

“Kita sepakat mengenai pentingnya masa 1000 HPK, namun apakah peluang itu tertutup di usia 2 tahun? Menurut kajian pustaka gizi mutakhir, jawabnya adalah tidak. Ada banyak jurnal yang membahasnya dan di sini saya kemukakan 3 jurnal mengenai critical windows ini,” terang Syafiq.

Syafiq mengatakan, menurut Prentice Et.Al (2013), data waktu proliferasi (pertumbuhan an pertambahan) sel dari sistim organ tubuh sepanjang rentang kehidupan tidak tertutup setelah usia 24 bulan. Berbagai sumber di negara berkembang menunjukkan, kejar tumbuh terjadi setelah usia 24 bulan bahkan tanpa intervensi apapun.

Sebuah data di Gambia menunjukkan, perpanjangan masa kejar tumbuh yang signifikan pada masa remaja dan dewasa muda. Analisis lebih lanjut terhadap data di Afrika menunjukkan, 2/3 dari sampel mengalami kejar tumbuh antara usia 24 bulan-48 bulan, meski tidak besar. “Jadi, intervensi gizi, jika hanya dilakukan pada 1000 HPK saja masih kurang efektif, “ terang Syafiq.

Selain itu, fase pertumbuhan setiap anak juga berbeda-beda dan tidak bisa disamaratakan, harus dilihat masing-masing. Menurut Kalberg (1989), regulator hormon pertumbuhan di setiap fase berbeda, sehingga intervensi gizinya bisa berbeda dan juga pola pertumbuhannya.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!