28.3 C
Jakarta

UNBK diikuti 88,6 persen Siswa SMK

Must read

PTMA Siap Terapkan ‘Merdeka Belajar, Kampus Merdeka’

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) siap menerapkan konsep belajar ‘Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM).’ Saat ini PTM telah selesai menyusun...

Notaris Isa Meilia, Mengapresiasi Diri Sendiri dengan Cara Traveling

HARI-hari Isa Meilia sebagai seorang notaris amat sibuk. Ibarat pergi pagi hari masih gelap, pulang kantor hari juga sudah gelap. Itu pun belum berakhir....

Opo tumon ? Miras Kok Dilegalkan

Opo tumon ?  Mungkin bagi kita yang waras, akan langsung geleng-geleng kepala. Entah apa yang melatar belakangi keluarnya Perpres No 10 tahun 2021 tentang Bidang...

Gun Stapler, Metode Sunat Ini Jadi Pilihan Public Figure

JAKARTA, MENARA62.COM – Sunat atau khitan umumnya dilakukan pada saat seorang pria berusia bayi hingga anak-anak. Tetapi pada beberapa orang, sunat dilakukan saat usia...

WAKATOBI, SULAWESI TENGGARA, MENARA62.COM— Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK diikuti 88,6 persen siswa dari 9.829 sekolah. Jumlah ini memperlihatkan kesiapan SMK dalam menyelenggarakan UNBK.

“Banyak hal yang membuat SMK belum bisa seratus persen UNBK. Seperti di SMK Negeri 1 Wangi-Wangi, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, yang masih menggunakan kertas dan pensil,” ujar Mustaghfirin, Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud di Wakatobi, Senin (3/4/2017).

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy seusai mengunjungi SMK Negeri 1 Wangi-Wangi yang akan mengikuti Ujian Nasional, kembali mengingatkan agar siswa mengutamakan kejujuran dalam mengerakan  soal-soal ujian. “Tidak usah takut, yang penting jujur dan tidak perlu mencari-cari kerpekan (contekan),” ujarnya.

Selain mengunjungi SMK Wangi-Wangi, Wakatobi, mendikbud juga mengunjungi SMA Negeri 1 Wangi-Wangi dan SD Negeri 1 Pongo, Wangi-Wangi, Wakatobi.

Di SD Negeri 1 Pongo, mendikbud Muhadjir sempat meminta beberapa siswa untuk maju ke depan kelas dan mengucapkan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Selain itu, mendikbud juga meminta beberapa siswa untuk memperlihatkan hapalan surat-surat pendek Al Quran.

“Kalian haru rajin belajar ya, supaya bisa jadi menteri, jadi polisi, jadi pelaut, atau jadi apapun profesi yang baik,” ujar Muhadjir mengakhiri kunjungannya.

Dalam setiap kunjungan, tak lupa guru dan siswa juga meminta untuk berfoto-foto bersama.

 

 

 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

PTMA Siap Terapkan ‘Merdeka Belajar, Kampus Merdeka’

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) siap menerapkan konsep belajar ‘Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM).’ Saat ini PTM telah selesai menyusun...

Notaris Isa Meilia, Mengapresiasi Diri Sendiri dengan Cara Traveling

HARI-hari Isa Meilia sebagai seorang notaris amat sibuk. Ibarat pergi pagi hari masih gelap, pulang kantor hari juga sudah gelap. Itu pun belum berakhir....

Opo tumon ? Miras Kok Dilegalkan

Opo tumon ?  Mungkin bagi kita yang waras, akan langsung geleng-geleng kepala. Entah apa yang melatar belakangi keluarnya Perpres No 10 tahun 2021 tentang Bidang...

Gun Stapler, Metode Sunat Ini Jadi Pilihan Public Figure

JAKARTA, MENARA62.COM – Sunat atau khitan umumnya dilakukan pada saat seorang pria berusia bayi hingga anak-anak. Tetapi pada beberapa orang, sunat dilakukan saat usia...

Relawan Tim Batavia LPB MUI: Respon Banjir Di Desa Pantai Harapanjaya

BEKASI, MENARA62.COM -- Sabtu dan Ahad (27-28 Februari 2021) lalu, menjadi hari yang cukup sibuk bagi relawan Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Majelis Ulama Indonesia  (MUI)....