25.6 C
Jakarta

1.716 Petugas Medis di China Terinfeksi Virus Covid-19

Must read

Mau Lihat Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman? Yuk, Hadiri Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro di Museum Nasional

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan akan menggelar Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro sebagai rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN)...

Menhub Pantau Tol Cikampek Via Helikopter

CIKAMPEK, MEANRA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan pantauan kondisi lalu lintas di Tol Cikampek dengan menggunakan Helikopter. Dalam pantauan tersebut, Menhub menemukan...

Sumpah Pemuda, Secarik Kertas yang Mengantar Indonesia Merdeka

JAKARTA, MENARA62.COM – Barangkali Profesor Muhammad Yamin tak pernah menduga bahwa tulisan yang dituangkan dalam secarik kertas, 92 tahun yang lalu, menjadi catatan penting...

Legislator Anis Ingatkan Pentingnya Bekal Perjuangan Politik bagi Pengurus PKS

JAKARTA, MENARA62.COM - Anggota DPR-RI Komisi XI F-PKS, Dr. Hj. Anis Byarwati, S.Ag., M.Si. menggelar  pertemuan virtual bersama struktur PKS se-Jakarta Timur dalam rangka...

BEIJING, MENARA62.COM -Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional China Zeng Yixin mengatakan 1.716 petugas kesehatan telah terinfeksi virus corona COVID-19, dan enam di antaranya meninggal dunia.

“Saat ini, tugas petugas medis di lapangan memang sangat berat, keadaan kerja dan istirahat mereka terbatas, tekanan psikologis sangat besar, dan risiko infeksi tinggi,” kata Zeng dikutip dari Antara seperti ditulis Reuters, Jumat (14/2/2020).

Lebih dari 87 persen pekerja medis yang terinfeksi berada di Hubei, provinsi di pusat penyebaran virus yang muncul pada Desember dan telah menewaskan sekitar 1.380 orang serta menulari lebih dari 60.000 orang.

Analisis lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengetahui jumlah pekerja medis yang terinfeksi di rumah sakit, kata Zeng.

Pejabat dan rumah sakit China telah berulang kali berbicara tentang keterbatasan peralatan pelindung, termasuk masker wajah, karena penyakit tersebut  telah merebak di Hubei dan menyebar ke seluruh negeri.

Kematian Li Wenliang, seorang dokter yang ditegur karena mengeluarkan peringatan dini tentang penyakit itu, memicu gelombang kesedihan mendalam publik bulan ini dan ekspresi kemarahan yang jarang terjadi pada pemerintah.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Mau Lihat Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman? Yuk, Hadiri Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro di Museum Nasional

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan akan menggelar Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro sebagai rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN)...

Menhub Pantau Tol Cikampek Via Helikopter

CIKAMPEK, MEANRA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan pantauan kondisi lalu lintas di Tol Cikampek dengan menggunakan Helikopter. Dalam pantauan tersebut, Menhub menemukan...

Sumpah Pemuda, Secarik Kertas yang Mengantar Indonesia Merdeka

JAKARTA, MENARA62.COM – Barangkali Profesor Muhammad Yamin tak pernah menduga bahwa tulisan yang dituangkan dalam secarik kertas, 92 tahun yang lalu, menjadi catatan penting...

Legislator Anis Ingatkan Pentingnya Bekal Perjuangan Politik bagi Pengurus PKS

JAKARTA, MENARA62.COM - Anggota DPR-RI Komisi XI F-PKS, Dr. Hj. Anis Byarwati, S.Ag., M.Si. menggelar  pertemuan virtual bersama struktur PKS se-Jakarta Timur dalam rangka...

Peringati Sumpah Pemuda, Ketum Kowani Ingatkan Peran Perempuan Sebagai Ibu Bangsa

JAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dr. Ir Giwo Rubianto, M.Pd mengingatkan bahwa peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 memiliki...