25.6 C
Jakarta

20 Dokter Baru Lulusan Fakultas Kedokteran UMP Disumpah

Must read

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

PURWOKERTO, MENARA62.COM — Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah melantik 20 dokter baru, terdiri atas 14 dokter wanita dan 6 dokter pria, dalam Sumpah Dokter FK UMP di Aston Hote Purwokerto, Senin (13/1/2020).

Dekan Fakultas Kedokteran UMP dr Mamboyanto mengatakan sumpah dokter ini merupakan tonggak sejarah bagi FK UMP dengan lulusan perdana bisa mencapai 87%. “Semuanya itu karena kerjasama komponen dari para dosen, karyawan, komite orangtua dan dukungan rektor beserta civitas akademika,” katanya.

Dijelaskan, berdrinya FK UMP sangat berat dan unik karena pada waktu itu dalam keadaan moratorium sehingga ada lima calon FK baru, hanya FK UMP yang lolos diberikan ujian dengan nilai 90 lebih sehingga izin oprasionalnya diserahkan secara pribadi oleh dirjen kala itu.

“Ini tidak terlepas perjuangan dari segenap civitas dan komponen yang mendukung dengan berdirinya FK UMP maka komandonya adalah kualitas dengan standar input proses output, dan terbukti dengan lulusan ini ada yang memiliki nilai diatas 80. Sehingga nantinya akan diberikan penghargaan dari komite orangtua mahasiswa medika dan satu-satunya yang dalam pembimbingan dan uji kompetensi mahasiswa profesi pendidikan dokter gratis semua,” jelasnya.

Mambo berpesan agar nantinya setelah sumpah dokter, kemudian internship, baru bisa praktik mandiri. “Jagalah nama baik almamater kalian. Karena ini adalah perjuangan awal kedepan untuk menyesuaikan diri,” jelasnya.

Sementara itu Rektor UMP Dr Anjar Nugroho berbagga dan berbahagia bisa menyaksikan sumpah dokter. Karena untuk menuju pelantikan dan sumpah dokter tersebut harus melalui proses yang panjang.

“Untuk bisa masuk di Fakultas Kedokteran saja dibutuhkan seleksi yang ketat. Tidak setiap orang bisa masuk kesini. Itu sudah harus melalui proses yang sangat berat sekali,” katanya.

Rektor mengungkapkan bahwa untuk sampai disumpah dokter itu yang paling berjasa adalah orang tua. “Bahwa kami mengantarkan menjadi dokter itu bukanlah yang utama. Yang utama justru adalah orangtua kalian. Merekalah orang yang paling penting yang menyebabkan para mahasiswa ini menjadi dokter,” pungkasnya. (tgr)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

New Normal, Can Cuts Barbershop Terapkan Standar Protokol Kesehatan

BEKASI, MENARA62.COM – Sejak wabah Covid-19 melanda tanah air, beberapa sektor perekonomian mengalami dampaknya, termasuk usaha Can Cuts Barbershop. Usaha jasa potong rambut di...