29.5 C
Jakarta

Muhammadiyah Solo Siapkan 97 Khatib Iduladha

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta menggelar Pertemuan Imam dan Khotib Sholat Iduladha 1447 Hijriah sekaligus pembacaan teks khutbah, Jumat (22/5/2026), di Aula Gedung Dakwah Balai Muhammadiyah Surakarta.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Sholat Iduladha Muhammadiyah di berbagai titik wilayah Surakarta dan Solo Raya. Hingga saat ini, tercatat sementara sebanyak 97 titik pelaksanaan Sholat Iduladha telah terjadwal dan akan dilayani Korps Mubalig Muhammadiyah.

Sekretaris Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Kota Surakarta, Wiwit Hidayat, mengatakan kegiatan berlangsung khidmat dan lancar. Selain pembekalan imam dan khotib, pihaknya juga telah menyiapkan teks khutbah resmi yang akan digunakan para mubalig Muhammadiyah saat bertugas nanti.

“Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Kota Surakarta telah menyusun teks khutbah yang nantinya digunakan Korps Mubalig Muhammadiyah di titik-titik sekitar Solo Raya,” ujar Wiwit.

Menurutnya, teks khutbah tersebut telah melalui proses verifikasi dan koreksi oleh Majelis Tarjih serta PDM Kota Surakarta agar materi khutbah yang disampaikan memiliki keseragaman dan sesuai tuntunan Muhammadiyah.

“Khotbah ini menjadi acuan supaya penyampaian mubalig Muhammadiyah seragam dan sesuai hasil verifikasi Majelis Tarjih,” jelasnya.

Dalam kegiatan itu, para imam dan khotib juga mendapatkan arahan terkait teknis pelaksanaan Sholat Iduladha, khususnya pentingnya membaca Al-Qur’an dengan baik dan tartil saat menjadi imam.

“Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta memberikan amanah kepada korps mubalig agar dalam pembacaan ayat Al-Qur’an sebagai imam dilakukan dengan baik dan tartil,” katanya.

Menariknya, pada pelaksanaan Iduladha tahun ini terdapat seorang mubalig internasional yang ikut bergabung dalam Korps Mubalig Muhammadiyah Surakarta, yakni mahasiswa asal Nigeria bernama Ustaz Aminul Khidir.

Mahasiswa yang menempuh studi di Kota Solo tersebut dijadwalkan menjadi imam dan khotib di salah satu masjid wilayah Kecamatan Jebres.

Wiwit mengaku bersyukur karena teks khutbah yang disusun Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Surakarta tidak hanya digunakan internal Muhammadiyah, tetapi juga mulai dimanfaatkan berbagai unsur lain di masyarakat.

“Kami sangat berbahagia karena teks khutbah ini nantinya juga digunakan oleh unsur-unsur lain,” ungkapnya.

Pertemuan imam dan khotib tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas dakwah Muhammadiyah, sekaligus memastikan pelaksanaan Sholat Iduladha berjalan tertib, khusyuk, dan memberikan pesan keislaman yang mencerahkan bagi masyarakat.

Selain memperkuat koordinasi antar mubalig, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Muhammadiyah Surakarta dalam menghadirkan dakwah yang terstruktur, moderat, dan berkemajuan di tengah masyarakat Solo Raya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!