BOYOLALI, MENARA62.COM – Sebanyak 1.600 guru Muhammadiyah dari berbagai jenjang pendidikan memadati kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan Forum Guru Muhammadiyah Boyolali di Semar Resto, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen guru dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah.
Ketua panitia, Ivan Sipyani, menyampaikan bahwa peserta berasal dari berbagai jenjang, mulai SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali. Tingginya kehadiran peserta menunjukkan soliditas dan semangat kebersamaan yang kuat di kalangan guru Muhammadiyah.
Acara diawali dengan iftitah oleh Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Boyolali, Kamtar. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada siswa-siswi berprestasi dalam ajang Olimpiade Ahmad Dahlan ke-8 yang digelar di Sulawesi.
Beberapa capaian membanggakan di antaranya diraih oleh Dea Hafidzah Saputra dari SD Muhammadiyah PK Ampel yang berhasil meraih medali emas cabang kaligrafi tingkat nasional. Selain itu, Abida dari SMP Muhammadiyah 2 Boyolali (Muduboy) juga menunjukkan prestasi di cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ).
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Boyolali, Ali Muchson, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi utama dalam membangun persatuan dan kemajuan pendidikan Muhammadiyah. Ia juga menyampaikan bahwa FGM merupakan organisasi resmi guru Muhammadiyah yang telah terdaftar di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) sebagai organisasi profesi.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Boyolali yang diwakili Kepala Kesbangpol, Bambang S., atas kontribusi besar guru Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di wilayah Boyolali.
Sementara itu, Ketua FGM Kabupaten Boyolali, Pujiono, usai memimpin ikrar Halal Bihalal, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran peserta yang mencapai hampir 95 persen dari total undangan.
“Teruslah semangat mengemban amanah mencerdaskan bangsa. Guru Muhammadiyah laksana matahari yang memberikan sinar cerah bagi anak-anak bangsa,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, panitia juga menyerahkan bantuan berupa laptop dan printer kepada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang halal bihalal, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat komitmen, semangat pengabdian, serta profesionalisme guru Muhammadiyah dalam mencetak generasi unggul dan berkemajuan. (*)
