28.6 C
Jakarta

Raker LSBO PDM Surakarta Tekankan Program Berbasis SMART

Baca Juga:

KARANGANYAR, MENARA62.COM – Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta menggelar rapat kerja (raker) sekaligus outbound di Bukit Sekipan, Tawangmangu, Karanganyar, Ahad (26/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi program sekaligus penyegaran bagi pengurus dalam menjalankan amanah organisasi.

Raker LSBO dihadiri Sekretaris PDM Kota Surakarta H. Rohani serta Supervisor LSBO H. Bagus Sukatno. Sebanyak 13 pengurus hadir dari total 20 anggota LSBO PDM Surakarta.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Rohani mengapresiasi terselenggaranya raker yang dikemas dengan outbound. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menjaga semangat sekaligus memperkuat kinerja organisasi.

“Ini bukan sekadar refreshing, tetapi juga momentum memperbarui semangat dalam menjalankan amanah Muhammadiyah, khususnya di LSBO,” ujarnya.

Rohani menjelaskan, tugas utama pimpinan daerah Muhammadiyah secara garis besar mencakup tiga hal, yakni mengaktifkan Unsur Pembantu Pimpinan (UPP), menggerakkan organisasi otonom seperti IPM, IMM, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Hizbul Wathan, dan Aisyiyah, serta memastikan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di wilayah berjalan aktif.

Ia menegaskan, UPP yang terdiri dari majelis dan lembaga, termasuk LSBO, memegang peran strategis dalam pencapaian target kinerja organisasi. Pada 2026, PDM Kota Surakarta menetapkan 25 indikator kinerja utama (KPI) yang sebagian besar dijalankan oleh majelis dan lembaga.

“Jika UPP aktif, maka sepertiga tugas pimpinan daerah sudah terlaksana. LSBO sebagai bagian dari UPP memiliki kontribusi penting dalam pencapaian KPI tersebut,” tegasnya.

Rohani juga menyoroti pentingnya perencanaan program yang realistis dan terukur. Ia mengingatkan agar setiap program disusun dengan prinsip SMART, yakni spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batas waktu.

“Perencanaan harus rasional. Jangan menargetkan tinggi, tetapi realisasi jauh dari target. Prinsip SMART harus menjadi acuan agar program efektif,” katanya.

Sementara itu, peran supervisor atau konsultan, dalam hal ini H. Bagus Sukatno, dinilai penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai target dan tidak mengalami kendala berarti.

Meski menghadapi tantangan keterbatasan anggaran, Rohani mengapresiasi komitmen LSBO yang tetap aktif menjalankan berbagai kegiatan, termasuk program nonagenda resmi seperti olahraga. Ia juga menegaskan bahwa PDM berupaya melibatkan LSBO dalam berbagai kegiatan besar, termasuk peringatan milad Muhammadiyah.

Raker ini diharapkan menjadi kelanjutan dari raker PDM sebelumnya, sekaligus menghasilkan program kerja yang lebih terarah dan berdampak. Selain itu, kegiatan outbound yang menyertai raker turut mempererat kebersamaan antar pengurus.

“Semoga kegiatan ini memotivasi LSBO untuk terus berkhidmat lebih baik dan menjadi inspirasi bagi majelis serta lembaga lainnya,” pungkas Rohani. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!