SOLO, MENARA62.COM — SD Muhammadiyah 20 Sidorejo menggelar kegiatan pembelajaran praktik wudhu bagi guru dan tenaga kependidikan, Jumat (15/5/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan ustaz KH Subari sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman tata cara wudhu sesuai tuntunan Rasulullah SAW dan Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah.
Kepala SD Muhammadiyah 20 Sidorejo, Joko Susilo, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman guru dan tenaga kependidikan mengenai praktik wudhu yang benar sesuai sunnah.
“Dengan adanya pelatihan wudhu oleh Kiai Subari ini diharapkan teman-teman guru dan tenaga pendidikan dapat melakukan wudhu seperti yang dilakukan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Sehingga kalau wudhunya betul dan sempurna, salatnya juga diharapkan sempurna,” ujarnya.
Ia menambahkan, ilmu yang diperoleh dalam pelatihan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peserta saja, tetapi juga diterapkan dalam pembelajaran kepada siswa di sekolah.
“Selain untuk dirinya sendiri, diharapkan bisa disampaikan kepada anak didiknya. Jadi gurunya benar wudhunya, anak didiknya juga benar wudhunya,” tambahnya.
Sementara itu, KH Subari menyambut positif inisiatif sekolah dalam mengadakan pembinaan praktik ibadah yang mendasar namun penting dalam kehidupan sehari-hari umat Islam.
“Saya menyambut dengan gembira, bahkan kalau dalam bahasa Jawa angkat jempol atas inisiatif kepala sekolah SD Muhammadiyah 20 yang telah membina cara wudhu menurut yang sudah diputuskan oleh Majelis Tarjih,” katanya.
Menurutnya, pembinaan kepada guru akan memberikan dampak luas karena ilmu tersebut nantinya akan diteruskan kepada para siswa. Hal itu dinilai penting untuk membiasakan praktik wudhu sesuai tuntunan Rasulullah SAW sejak dini.
“Karena yang dibina guru-gurunya, insyaallah nanti akan memancar kepada seluruh murid-muridnya dan semakin mewarnai cara berwudhu menurut Rasulullah sebagaimana yang sudah dikodifikasi dalam Himpunan Putusan Tarjih,” jelasnya.
KH Subari menegaskan bahwa tata cara wudhu yang diajarkan memiliki landasan kuat berdasarkan hadis dan praktik Rasulullah SAW.
“Insyaallah wudhu yang dilaksanakan semuanya ada landasan dari gerak Rasulullah maupun ucapan Rasulullah ketika melaksanakan wudhu. Mudah-mudahan membawa keberkahan,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana interaktif. Para guru dan tenaga kependidikan tampak antusias mengikuti praktik langsung tata cara wudhu sesuai tuntunan sunnah sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah Muhammadiyah. (*)

