29.9 C
Jakarta

Kado Hijau Pemuda Muhammadiyah Surakarta, 94 Pohon Hijaukan Bengawan Solo

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Semangat kepedulian lingkungan digaungkan Pemuda Muhammadiyah Kota Surakarta melalui kegiatan “Kado Hijau” berupa aksi penanaman pohon di bantaran Sungai Bengawan Solo, Kampung Sewu, Surakarta, Kamis (14/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah sekaligus bentuk nyata gerakan penghijauan di kawasan perkotaan.

Aksi lingkungan itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, yang memberikan apresiasi terhadap kontribusi Pemuda Muhammadiyah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan membangun kepedulian sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Astrid menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Menurutnya, penghijauan bantaran sungai bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi juga upaya membangun harmoni antara manusia, lingkungan, dan nilai-nilai spiritual.

“Menjaga alam merupakan bagian dari rasa syukur dan tanggung jawab manusia sebagai ciptaan Tuhan. Keseimbangan antara manusia dan lingkungan harus terus dijaga,” ujarnya.

Sebagai simbol Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah, sebanyak 94 bibit pohon buah ditanam di kawasan bantaran Bengawan Solo. Penanaman tersebut diharapkan mampu memperkuat ruang hijau kota sekaligus menjadi edukasi lingkungan bagi masyarakat sekitar.

Astrid juga menyoroti tantangan urbanisasi yang semakin mengurangi ruang terbuka hijau di Kota Surakarta. Karena itu, ia mendorong masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengembangkan inovasi penghijauan melalui urban farming dan pengelolaan sampah berbasis daur ulang.

“Lahan terbatas bukan alasan untuk tidak peduli lingkungan. Urban farming bisa menjadi solusi kreatif sekaligus produktif di tengah kota,” katanya.

Kegiatan itu melibatkan berbagai elemen masyarakat, komunitas lingkungan, perguruan tinggi, dan kader Muhammadiyah. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam menciptakan gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Selain isu lingkungan, Astrid juga mengajak Pemuda Muhammadiyah terus berperan aktif dalam memperkuat nilai sosial dan toleransi di tengah masyarakat. Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis dalam membangun ruang dialog, pendidikan karakter, dan semangat kebersamaan.

Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa program “Kado Hijau” menjadi wujud nyata semangat sedekah bumi yang diusung Pemuda Muhammadiyah Surakarta. Melalui aksi sederhana seperti menanam pohon, organisasi kepemudaan diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

Kegiatan penghijauan di bantaran Sungai Bengawan Solo itu pun mendapat sambutan positif dari warga Kampung Sewu. Mereka berharap penanaman pohon dapat membantu menjaga kualitas lingkungan sekaligus memperindah kawasan sungai di tengah padatnya permukiman perkotaan.

Dengan mengusung tema kepedulian lingkungan, Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah Surakarta tidak hanya menjadi ajang seremonial organisasi, tetapi juga momentum memperkuat gerakan sosial, lingkungan, dan kemanusiaan di Kota Solo. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!