29.8 C
Jakarta

Ilmu Aktuaria UMJT, Jurusan Langka Prospek Cerah

Baca Juga:

MADIUN, MENARA62.COM — Program Studi Ilmu Aktuaria Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) yang kini bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) semakin diminati seiring meningkatnya kebutuhan tenaga ahli analisis risiko di era transformasi digital dan industri keuangan modern.

Berada di bawah naungan Fakultas Informatika, Teknologi dan Sains (FITS), Prodi Ilmu Aktuaria UMJT hadir dengan pendekatan pembelajaran yang menggabungkan matematika, statistika, teknologi informasi, hingga ekonomi berkelanjutan berbasis kearifan lokal.

Kepala Program Studi Ilmu Aktuaria UMJT, Lenny Puspita Dewi, M.Pd., menjelaskan bahwa Prodi Ilmu Aktuaria dirancang untuk mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai analisis risiko, tetapi juga mampu memahami dinamika sosial dan perkembangan teknologi.

“Kami tidak hanya mencetak ahli risiko, tetapi juga generasi profesional yang mampu membaca data, memahami konteks lokal, dan merancang solusi keuangan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Lenny, Ilmu Aktuaria saat ini menjadi salah satu bidang yang memiliki prospek karier sangat menjanjikan karena kebutuhan tenaga aktuaria di Indonesia terus meningkat, sementara jumlah lulusan di bidang tersebut masih terbatas.

“Ilmu Aktuaria masih sedikit peminat namun sangat dicari di industri keuangan dan asuransi di Indonesia,” katanya.

Dalam proses pembelajaran, mahasiswa Ilmu Aktuaria UMJT mempelajari kombinasi ilmu matematika, statistika, ekonomi, dan teknologi digital untuk menganalisis serta mengelola risiko keuangan.

Kurikulum Prodi Ilmu Aktuaria UMJT terdiri dari 145 SKS dengan proporsi 106 SKS teori dan 39 SKS praktik. Mahasiswa mendapatkan mata kuliah dasar universitas seperti Al Islam dan Kemuhammadiyahan, Pancasila, Bahasa Indonesia, hingga kewirausahaan.

Sementara mata kuliah inti program studi meliputi Kalkulus, Teori Peluang, Komputasi Aktuaria, Financial Technology, Permodelan Aktuaria, Simulasi Aktuaria, hingga Data Science dan Manajemen Risiko.

Selain itu, tersedia mata kuliah pilihan seperti Riset Pasar, Dana Pensiun, Asuransi Jiwa, dan Statistika Parametrik.

Lenny menjelaskan pembelajaran dirancang secara bertahap, dimulai dari penguatan dasar matematika dan ekonomi, kemudian berlanjut ke statistika, ilmu aktuaria inti, hingga tahap penerapan dan penelitian.

“Kurikulum kami disusun relevan dengan kebutuhan industri dengan menekankan penerapan praktis, profesionalisme, dan etika bisnis,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada teori, Prodi Ilmu Aktuaria UMJT juga mengintegrasikan teknologi digital dan data science untuk menjawab tantangan era modern.

Lulusan Ilmu Aktuaria UMJT memiliki peluang karier yang luas, mulai dari perusahaan asuransi dan reasuransi, perbankan, dana pensiun, perusahaan investasi, konsultan manajemen risiko, hingga instansi pemerintah.

Mahasiswa juga dibekali kemampuan pengolahan data, pemrograman, berpikir analitis, serta kompetensi perhitungan premi dan manajemen risiko keuangan.

“Lulusan kami diharapkan memiliki integritas tinggi dan berakhlak mulia sesuai nilai-nilai Islam,” pungkas Lenny. (PJ)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!