33.6 C
Jakarta

Workshop Bedah Cadaver FK UNIMMA Perkuat Pembelajaran Anatomi

Baca Juga:

MAGELANG, MENARA62.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Magelang terus memperkuat kualitas pendidikan kedokteran melalui penyelenggaraan Workshop Bedah Cadaver yang digelar pada Kamis dan Jumat (14–15/5) di Laboratorium Anatomi FK Kampus 2 UNIMMA. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dr. Zainuri Sabta Nugraha, M.Sc., dari Departemen Anatomi FK Universitas Islam Indonesia.

Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya menyiapkan media pembelajaran anatomi yang komprehensif bagi mahasiswa kedokteran. Penyiapan cadaver atau jenazah donor edukasi dilakukan melalui prosedur medis yang legal, terhormat, dan tetap menjunjung tinggi etika kedokteran.

Berbagai materi diberikan dalam pelatihan tersebut, mulai dari orientasi lapisan tubuh, diseksi struktur superfisial, eksplorasi klinis patologi anatomi, hingga teknik penjahitan jaringan dan restorasi cadaver. Kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan kompetensi praktikum anatomi agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih nyata dan aplikatif.

Dekan FK UNIMMA, dr. Sri Sundari, M.Kes., menegaskan bahwa penguasaan anatomi merupakan fondasi penting dalam pendidikan kedokteran. Menurutnya, workshop tersebut menjadi langkah strategis dalam menghadirkan fasilitas pembelajaran yang unggul dan representatif.

“Pemahaman anatomi yang mendalam merupakan fondasi krusial dalam pendidikan kedokteran,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan fasilitas laboratorium menjadi bagian penting dalam menunjang mutu pembelajaran di FK UNIMMA. Dengan media anatomi yang dipersiapkan secara matang, mahasiswa diharapkan mampu memahami struktur tubuh manusia secara lebih detail melalui visualisasi dan pengalaman taktil secara langsung.

“Fakultas Kedokteran UNIMMA berkomitmen penuh menjaga kualitas mutu pembelajaran. Melalui persiapan media anatomi yang matang di laboratorium ini, kami memastikan mahasiswa mendapatkan visualisasi dan pengalaman taktil yang nyata. Pemahaman anatomi secara riil pada tubuh manusia sangat krusial bagi calon dokter masa depan dalam menegakkan diagnosis dan melakukan tindakan klinis dengan tepat,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga melibatkan tim ahli internal lintas bidang di FK UNIMMA, di antaranya dr. Pande Putu Roycke, Sp.FM. bidang forensik, dr. Ichsan Priyotomo, MKM., CPHM., dr. Muharrom Hijrie Nurpatikana, Sp.B. bidang bedah, dr. Fathia Fauzia Rahmah, serta laboran Fajar Mardhiyanto, A.Md.

Melalui workshop ini, UNIMMA menegaskan komitmennya menghadirkan pengalaman belajar kedokteran dengan standar pendidikan bermutu tinggi, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu kedokteran modern. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!