YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Musyawarah Nasional (Munas) The 1st Muhammadiyah Games 2026 resmi ditutup di Yogyakarta dalam suasana penuh semangat dan optimisme terhadap pengembangan olahraga Muhammadiyah di Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran panitia, pengurus Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Muhammadiyah, serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Penutupan berlangsung hangat dan ditandai dengan sesi foto bersama sebagai simbol suksesnya penyelenggaraan agenda olahraga nasional Muhammadiyah pertama itu.
Dalam forum munas, peserta membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi pelaksanaan pertandingan, penguatan sistem pembinaan atlet, hingga rencana keberlanjutan Muhammadiyah Games pada masa mendatang.
Ketua Panitia The 1st Muhammadiyah Games 2026, Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan kegiatan tersebut.
Menurutnya, Muhammadiyah Games menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem olahraga Muhammadiyah yang lebih maju, kompetitif, dan berkarakter.
“Melalui Muhammadiyah Games ini, kita tidak hanya membangun kompetisi olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi, membentuk sportivitas, dan menyiapkan kader-kader atlet Muhammadiyah yang berprestasi,” ujarnya.
Munas juga menjadi momentum konsolidasi antar penggiat olahraga Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Indonesia. Tingginya antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung menunjukkan besarnya potensi olahraga Muhammadiyah untuk berkembang di tingkat nasional.
Selain membahas pengembangan kompetisi, forum munas turut menyoroti pentingnya pembinaan atlet usia muda serta penguatan nilai sportivitas dalam setiap cabang olahraga yang dikembangkan Muhammadiyah.
Dengan berakhirnya Munas The 1st Muhammadiyah Games 2026, Muhammadiyah diharapkan mampu menjadikan agenda ini sebagai program rutin dalam mendukung pembinaan olahraga nasional, penguatan karakter generasi muda, serta memperluas kontribusi organisasi di dunia olahraga Indonesia.
Muhammadiyah Games sendiri dinilai menjadi wadah strategis untuk melahirkan atlet-atlet potensial sekaligus memperkuat jaringan silaturahmi antar kader Muhammadiyah di seluruh Indonesia. (*)
