33.8 C
Jakarta

Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah DIY Perkuat Aktivasi Organisasi Hingga Tingkat Cabang

Baca Juga:

YOGYAKARTA, MENARA62.COM
Semangat kolaborasi terus ditunjukkan oleh Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam memperkuat organisasi hingga tingkat cabang. Melalui Program Aktivasi 100 Persen yang telah berjalan sejak 2023, kedua organisasi otonom Muhammadiyah ini berkomitmen memastikan seluruh cabang di DIY aktif, produktif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Perjalanan program yang kini memasuki tahun ketiga tersebut dipaparkan kepada Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Ustadz Muhammad Ikhwan Ahada, pada Rabu (29/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen untuk menuntaskan target aktivasi organisasi di seluruh wilayah DIY.
Ketua Pemuda Muhammadiyah DIY, Arif Darmawan, bersama Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah DIY, Syahdara Anisa Makruf, menegaskan bahwa Program Aktivasi 100 Persen bukan sekadar mengejar capaian administratif. Lebih dari itu, program ini merupakan gerakan kaderisasi yang bertujuan membangun organisasi yang hidup, dinamis, dan mampu menjawab tantangan zaman.
“Melalui Program Aktivasi 100 Persen, kami ingin memastikan setiap cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah benar-benar aktif menjalankan fungsi dakwah, pemberdayaan, serta pelayanan kepada masyarakat. Aktivasi organisasi adalah ikhtiar membangun kader yang menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah,” ujar Arif Darmawan.
Menurutnya, perubahan sosial yang berlangsung begitu cepat menuntut organisasi kepemudaan untuk terus beradaptasi. Karena itu, sinergi antara Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah menjadi kekuatan penting dalam membangun organisasi yang solid sekaligus menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Syahdara Anisa Makruf. Ia menilai semangat gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan Program Aktivasi 100 Persen telah melahirkan kolaborasi yang semakin erat di berbagai daerah. Kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat dakwah Islam berkemajuan sekaligus mencetak kader muda yang berdaya saing.
Memasuki tahun 2026, program ini menargetkan penyelesaian aktivasi terhadap sekitar tujuh persen cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah di DIY yang masih belum aktif. Selain itu, akan digelar Lomba Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Cabang se-DIY sebagai ajang apresiasi sekaligus berbagi praktik baik dalam pengembangan organisasi.
Melalui kompetisi tersebut, setiap cabang diharapkan dapat saling belajar mengenai strategi kaderisasi, penguatan kepemimpinan, inovasi program, hingga pengabdian kepada masyarakat yang telah berhasil dijalankan.
Ketua PWM DIY, Ustadz Muhammad Ikhwan Ahada, memberikan apresiasi atas konsistensi kedua organisasi dalam menjalankan program selama tiga tahun terakhir. Ia menilai Aktivasi 100 Persen merupakan langkah strategis untuk memperkuat basis gerakan Muhammadiyah melalui kader-kader mudanya.
“Program ini sangat baik dan perlu terus dikawal hingga seluruh target tercapai. Saya meminta kepada Wakil Ketua PWM DIY yang membidangi organisasi otonom, Bapak Iwan Setiawan, untuk terus mendampingi serta mengawal pelaksanaan Program Aktivasi 100 Persen agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ujar Muhammad Ikhwan Ahada.
Dengan semangat kolaborasi yang terus dijaga, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah DIY optimistis Program Aktivasi 100 Persen tidak hanya menghadirkan organisasi yang aktif secara struktural, tetapi juga melahirkan kader-kader muda yang mampu menjadi penggerak perubahan, memperkuat dakwah Muhammadiyah, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Daerah Istimewa Yogyakarta.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!