SOLO, MENARA62.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperkuat komitmennya mengembangkan pendidikan dasar berkualitas dengan melantik Nasrul Harahab, S.Pdl., Gr., M.Pd., sebagai Kepala SD UMS Global Citizen Lab School FKIP UMS periode 2026–2030.
Pelantikan berlangsung di Kartasura, Rabu (26/8/2026), bersamaan dengan peluncuran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027/2028 bertajuk “Shaping Young Learners for Global Impact”. Kegiatan dihadiri pimpinan UMS, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura, jajaran FKIP UMS, guru, serta orang tua calon murid.
Dekan FKIP UMS Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., mengatakan pelantikan tersebut menjadi bagian dari keseriusan FKIP UMS dalam mengawal perkembangan SD UMS Global Citizen. Dukungan UMS dan Persyarikatan Muhammadiyah akan terus diberikan hingga sekolah tersebut mampu berkembang secara mandiri dan memberikan kontribusi lebih luas bagi dunia pendidikan.
“FKIP UMS mewakili UMS secara umum tentu akan mengawal ini sampai pada titik mandiri,” ungkap Anam.
Bidik Pendidikan Dasar Berorientasi Global
Anam menjelaskan, SD UMS Global Citizen dirancang untuk memberikan layanan pendidikan dengan izin nasional, tetapi memiliki standar pelayanan yang diarahkan pada level internasional.
Sekolah tersebut diharapkan menjadi salah satu alternatif pendidikan berkualitas bagi masyarakat Kartasura dan sekitarnya.
Kekuatan sekolah juga ditopang sumber daya manusia dengan latar belakang akademik yang mumpuni. Anam menyebut empat guru yang saat ini terlibat dalam pengelolaan sekolah telah menempuh pendidikan magister. Sementara itu, Nasrul Harahab tengah menempuh pendidikan doktoral di Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk membangun budaya akademik dan kualitas pembelajaran sejak jenjang sekolah dasar.
Nasrul Harahab Resmi Menjabat hingga 2030
Berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sukoharjo, Nasrul Harahab ditetapkan sebagai Kepala SD UMS Global Citizen mulai 1 Juli 2026 hingga 30 Juni 2030.
SK tersebut ditetapkan di Sukoharjo pada 6 Agustus 2026 dan dibacakan dalam rangkaian acara oleh Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal PDM Sukoharjo.
Prosesi pelantikan dilakukan Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pengkaderan PDM Kabupaten Sukoharjo, Dr. H. Sri Lahir, M.Pd. Dalam prosesi tersebut, Nasrul mengucapkan janji sebagai kepala sekolah untuk menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh, menaati peraturan perundang-undangan serta ketentuan Persyarikatan Muhammadiyah.
Nasrul juga berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi memperoleh rida Allah SWT.
Dalam arahannya, Sri Lahir menilai Nasrul memiliki pengalaman dan kompetensi yang kuat di bidang pendidikan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal untuk membawa SD UMS Global Citizen berkembang menjadi sekolah unggul.
Ia berpesan agar Nasrul menjalankan fungsi kepala sekolah sebagai edukator, manajer, administrator, dan supervisor yang terangkum dalam konsep “EMAS”. Selain itu, kepala sekolah juga dituntut berperan sebagai leader, innovator, climate maker, dan entrepreneur.
Empat Prioritas Pengembangan Sekolah
Nasrul mengatakan pengukuhan dirinya memberikan kepastian legal formal sekaligus menjadi amanah besar untuk mengembangkan SD UMS Global Citizen.
Berbagai masukan dari pimpinan UMS, Muhammadiyah, dan tokoh pendidikan yang hadir dalam pelantikan akan dijadikannya sebagai peta jalan dalam menjalankan kepemimpinan selama empat tahun ke depan.
Menurut Nasrul, pengalaman merintis dan mengembangkan sekolah sebelumnya menjadi bekal menghadapi tantangan SD UMS Global Citizen yang masih berada pada tahap awal pengembangan.
Ia menyebut terdapat sejumlah prioritas yang akan dikerjakan selama periode kepemimpinannya. Salah satunya memperkuat kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung.
Selain itu, sekolah akan mengembangkan keterampilan sains dan teknologi melalui pembelajaran berpikir komputasional. Penguatan pembiasaan ibadah dan karakter Muhammadiyah juga menjadi perhatian, dengan melibatkan orang tua dalam proses pendidikan.
Pelantikan Nasrul Harahab sekaligus menegaskan sinergi UMS dan Persyarikatan Muhammadiyah dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
Dengan dukungan FKIP UMS, PDM Sukoharjo, PCM Kartasura, guru, orang tua, dan berbagai pihak terkait, SD UMS Global Citizen diharapkan berkembang sebagai laboratorium pendidikan yang menghadirkan pembelajaran berkualitas, berkarakter, dan berwawasan global bagi generasi masa depan. (*)
