YOGKARTA, MENARA62.COM
Puluhan alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) angkatan 1987 kembali dipertemukan dalam suasana penuh keakraban. Sebanyak 70 alumni mengikuti Reuni Akbar bertajuk “Guyub Rukun Seduluran Sak Lawase” yang berlangsung di Queen Of The South Beach Resort, Parangtritis, Yogyakarta, Sabtu–Minggu, 3–4 Oktober 2026.
Setelah puluhan tahun menjalani kehidupan dan kesibukan masing-masing, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk kembali menyambung tali silaturahmi. Rasa rindu yang selama ini tersimpan seolah terbayar ketika para alumni bertemu, berbincang, bercanda, hingga mengabadikan kebersamaan melalui foto bersama.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu (3/10) sejak pukul 08.00 WIB. Para alumni terlebih dahulu mengikuti sesi foto dengan mengenakan busana adat Jawa khas Yogyakarta di kawasan Kotagede. Kegiatan kemudian dilanjutkan menuju Queen Of The South Beach Resort untuk mengikuti acara seremonial reuni.
Suasana haru dan penuh tawa tampak mewarnai pertemuan tersebut. Alumni yang sebelumnya hanya berkomunikasi melalui berbagai saluran komunikasi akhirnya dapat bertatap muka secara langsung. Berbagai cerita masa kuliah kembali dikenang, mulai dari pengalaman di kampus hingga perjalanan hidup setelah menyelesaikan pendidikan di FH UII.
Namun, reuni tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk bernostalgia. Para alumni juga membawa semangat berbagi melalui kegiatan bakti sosial dengan memberikan santunan kepada panti asuhan.
Ketua Panitia Reuni, Basis Purnomo, SH, MM, mengatakan kegiatan tersebut dirancang tidak sekadar menjadi ajang mengenang masa lalu. Menurutnya, reuni juga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin momen pertemuan ini membawa manfaat. Untuk itu nanti kita akan memberi santunan ke panti asuhan, setelah acara ini selesai,” ujarnya.
Menurut Basis, kebersamaan yang terbangun selama masa perkuliahan menjadi modal penting untuk terus menjaga hubungan antarsesama alumni. Reuni menjadi kesempatan untuk kembali mempererat persaudaraan yang sempat terpisah oleh jarak, pekerjaan, keluarga, dan berbagai kesibukan.
Memasuki hari kedua, Minggu (4/10), suasana reuni semakin cair. Para peserta mengikuti senam pagi dan berbagai permainan atau game yang dirancang untuk membangun kekompakan. Kegiatan tersebut berlangsung penuh keceriaan dengan keterlibatan para alumni tanpa memandang usia.
Rangkaian Reuni Akbar FH UII angkatan 1987 kemudian ditutup dengan ramah tamah. Para peserta juga menampilkan kemampuan musik dan vokal dalam suasana santai dan kekeluargaan.
Bagi para alumni, pertemuan selama dua hari tersebut bukan sekadar agenda berkumpul setelah puluhan tahun. Lebih dari itu, reuni menjadi ruang untuk merawat persahabatan, memperkuat rasa persaudaraan, sekaligus berbagi manfaat dengan masyarakat.
Semangat “Guyub Rukun Seduluran Sak Lawase” pun menjadi pesan utama yang dibawa pulang. Sebab, perjalanan waktu boleh membuat kehidupan masing-masing berubah, tetapi persahabatan yang dibangun sejak bangku kuliah diharapkan tetap terjaga sepanjang masa.


