25 C
Jakarta

AMMDI Indramayu Pertanyakan Kinerja Stafsus Wapres

Must read

76,9 Persen Permohonan SIKM Ditolak Pemprov. DKI Jakarta

JAKARTA, MENARA62.COM -- Setiap orang, pelaku usaha dan orang asing dilarang melakukan kegiatan bepergian keluar dan/atau masuk Provinsi DKI Jakarta selama masa...

Sahabat UMI, Dukungan bagi Ibu Pelaku Usaha Mikro

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ikut terpuruk akibat pandemi dengan menurunnya pendapatan harian untuk memutar modal. Seiring...

Batal Berangkat, Ini Prosedur Pencairan Setoran Biaya Haji

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Agama telah memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji 1441H/2020M. Kebijakan ini disampaikan oleh Menag Fachrul Razi pada 2...

Menhub Tandatangani Kesepakatan dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Bidang Pendidikan dan Pelatihan Transportasi

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan RI dan Pengurus Pusat Muhammadiyah, jalin kerja sama Sinergi Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan di Bidang Perhubungan. Kesepakatan...

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah (AMMDI) Kabupaten Indramayu mempertanyakan kinerja 8 staf Khusus Wakil Persiden Mak’ruf Amin. Staf khusus yang pengangkatannya berdasarkan penunjukan tersebut hingga kini belum jelas apa yang dilakukan.

“Semoga staf khusus bukan pajangan ya, harus ada hasil kerjanya,” kata Ketua Umum AMMDI Kabupaten Indramayu Jiaul Haq, Selasa (7/4/2020).

Delapan orang stafsus Wapres dulu ditunjuk berdasarkan keriteria ke-nyamanan Wapres. Keberadaan stafsus ini mengakomodir kelompok ormas keagamaan tertentu kecuali Muhammadiyah.

“Sampai hari ini saya belum tahu apa yang sudah dilakukan 8 stafsus Wapres, yang di tunjuk berdasarkan ke nyamanan wapres dan satu ormas dengan wapres ini,” ungkapnya Jiaul Haq yang juga mantan koordinator Beravo 5 relawan 01 Kabupaten Indramayu.

Ia berharap Wapres mengevaluasi kinerja para staf khususnya tersebut. Jika memang kurang bermanfaat dan tidak memberikan efek apapun bagi negara, sebaiknya dicopot saja.

“Semoga Wapres bisa menjadi sosok negarawan dan tidak cenderung asobiyah, dan mengganti stafsus yang tidak kompeten,” pungkasnya. (red)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

76,9 Persen Permohonan SIKM Ditolak Pemprov. DKI Jakarta

JAKARTA, MENARA62.COM -- Setiap orang, pelaku usaha dan orang asing dilarang melakukan kegiatan bepergian keluar dan/atau masuk Provinsi DKI Jakarta selama masa...

Sahabat UMI, Dukungan bagi Ibu Pelaku Usaha Mikro

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ikut terpuruk akibat pandemi dengan menurunnya pendapatan harian untuk memutar modal. Seiring...

Batal Berangkat, Ini Prosedur Pencairan Setoran Biaya Haji

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Agama telah memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji 1441H/2020M. Kebijakan ini disampaikan oleh Menag Fachrul Razi pada 2...

Menhub Tandatangani Kesepakatan dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Bidang Pendidikan dan Pelatihan Transportasi

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan RI dan Pengurus Pusat Muhammadiyah, jalin kerja sama Sinergi Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan di Bidang Perhubungan. Kesepakatan...

XL Axiata Berikan Paket Data Sampai Lulus SMA pada Siswa SD yang Surati Mendikbud

PAMEKASAN, MENARA62.COM -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memberikan fasilitas internet gratis hingga lulus SMA kepada seorang siswa sekolah dasar di...