25.6 C
Jakarta

BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan NTT

Must read

Galeri Nasional Gelar Pameran Imersif Affandi Secara Luring

JAKARTA, MENARA62.COM - Dalam rangkaian dan menuju Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2020, Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Galeri Nasional Indonesia menggelar Pameran Imersif Affandi bertajuk...

Film Story of Kale Dibajak, Angga: Bayar Ceban Aja Masih Dibajak!

JAKARTA, MENARA62.COM - Film Story of Kale: When Someone's in Love yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko di bawah rumah produksi Visinema sudah bisa...

ILUNI UI Gelar Kompetisi Mobile Legend Berhadiah Total150 Juta Rupiah

JAKARTA, MENARA62.COM - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) melalui Millennial and Business Center mengajak 10 ribu gamers di seluruh Indonesia untuk bertanding dalam...

Optimalkan Pengelolaan Sampah, Gerakan Bersih Bisa Dimulai dari Rumah

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum Ikatan Istri Pimpinan (IIP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Liza Erik Tohir mengatakan penanganan sampah di Indonesia selama ini...

KUPANG, MENARA62.COMBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari Kupang memprediksi potensi gelombang tinggi di perairan laut Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 2 hingga 7 meter. Karena itu masyarakat terutama operator pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaannya.

“BMKG memprediksi dan memberikan peringatan dini untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan NTT mulai Rabu(23/1) pukul 20.00 WITA hingga Kamis(25/1) pukul 20.00 WITA,” kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo di Kupang, seperti dikutip dari Antara, Rabu (23/1).

Gelombang setinggi 7.0 meter berpotensi terjadi antara lain di perairan laut Sawu, perairan laut selatan Pulau Sumba, Samudera Hindia selatan NTT, perairan selatan Kupang, laut Timor selatan NTT dan Pulau Rote.

Sementara potensi gelombang setinggi 6.0 meter terjadi di perairan utara Flores dan Selat Sumba. Selain itu, potensi gelombang setinggi 5.0 meter juga berpotensi terjadi di perairan Selat Sape.

Sedangkan potensi gelombang setinggi 2-4 meter berpotensi terjadi di Selat Ombai, Selat Wetar, Selat Flores, Selat Lakakera, Selat Boling dan Selat Alor.

Gelombang maksimum dapat mencapai dua kali lipat dari prakiraan, katanya menjelaskan.

BMKG lanjut Ota Welly hanya memberikan informasi prakiraan cuaca di wilayah perairan laut, tetapi tidak berwenang melarang kapal untuk berlayar, kecuali otoritas kesyahbandaran Pelabuhan Tenau Kupang.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Galeri Nasional Gelar Pameran Imersif Affandi Secara Luring

JAKARTA, MENARA62.COM - Dalam rangkaian dan menuju Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2020, Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Galeri Nasional Indonesia menggelar Pameran Imersif Affandi bertajuk...

Film Story of Kale Dibajak, Angga: Bayar Ceban Aja Masih Dibajak!

JAKARTA, MENARA62.COM - Film Story of Kale: When Someone's in Love yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko di bawah rumah produksi Visinema sudah bisa...

ILUNI UI Gelar Kompetisi Mobile Legend Berhadiah Total150 Juta Rupiah

JAKARTA, MENARA62.COM - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) melalui Millennial and Business Center mengajak 10 ribu gamers di seluruh Indonesia untuk bertanding dalam...

Optimalkan Pengelolaan Sampah, Gerakan Bersih Bisa Dimulai dari Rumah

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum Ikatan Istri Pimpinan (IIP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Liza Erik Tohir mengatakan penanganan sampah di Indonesia selama ini...

Super Barakuda Sumberharjo Siap Menangkan Kustini-Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM - Pertemuan 50 relawan Super Barakuda se-Desa Sumberharjo Prambanan berlangsung meriah dan semarak, tanpa mengabaikan protokol kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di kediaman...