25.6 C
Jakarta

Diluncurkan, Produk APAR Cerdas Sumato

Must read

Galeri Nasional Gelar Pameran Imersif Affandi Secara Luring

JAKARTA, MENARA62.COM - Dalam rangkaian dan menuju Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2020, Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Galeri Nasional Indonesia menggelar Pameran Imersif Affandi bertajuk...

Film Story of Kale Dibajak, Angga: Bayar Ceban Aja Masih Dibajak!

JAKARTA, MENARA62.COM - Film Story of Kale: When Someone's in Love yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko di bawah rumah produksi Visinema sudah bisa...

ILUNI UI Gelar Kompetisi Mobile Legend Berhadiah Total150 Juta Rupiah

JAKARTA, MENARA62.COM - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) melalui Millennial and Business Center mengajak 10 ribu gamers di seluruh Indonesia untuk bertanding dalam...

Optimalkan Pengelolaan Sampah, Gerakan Bersih Bisa Dimulai dari Rumah

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum Ikatan Istri Pimpinan (IIP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Liza Erik Tohir mengatakan penanganan sampah di Indonesia selama ini...

JAKARTA, MENARA62.COM – Manajemen pemadaman kebakaran yang baik dapat mencegah kerugian yang besar akibat kebakaran. Tetapi tidak banyak masyarakat yang memahami dan menguasai manajemen pemadaman kebakaran.

Akibatnya, sebagian besar musibah kebakaran berakibat fatal. Api merembet dan membesar dengan cepat dengan area yang cukup luas.

Untuk membantu masyarakat memahami bagaimana mengatasi insiden kebakaran, Sumato, sebuah produk alat pemadam kebakaran cerdas menggelar edukasi kepada masyarakat luas. Edukasi yang digelar di arena pameran IndoBuildTech 2019 yang berlangsung di ICE BSD Hall 9 U 2A, Sabtu (23/3).

“Kebakaran bersifat mendadak dan dalam kondisi panik tentu banyak masyarakat yang tidak tahu harus bertindak apa untuk mencegah kebakaran supaya api tidak membesar,” kata Agus Djohan Chendra, General Manager PT Sahabat Prima Sukses, distributor Sumato.

Edukasi manajemen penanganan kebakaran menghadirkan pembicara dari Dinas Kebakaran DKI Jakarta dan sejumlah pengguna produk Sumato. Dalam edukasi tersebut masyarakat mendapatkan trik atau kiat menghadapi musibah kebakaran untuk mencegah api membesar.

sumato
Edukasi bahaya kebakaran dan solusi praktis mengatasinyabagi masyarakat awam yang digelar Sumato di arena pameran IndoBuildTech 2019 yang berlangsung di ICE BSD Hall 9 U 2A,

“Ketika api muncul pertama kali, maka sesungguhnya kita hanya memiliki waktu sekitar 5 menit supaya api tidak membesar. Jika waktu lima menit kita berhasil memadamkan api, maka kebakaran bisa dihentikan,” kata Agus.

Untuk memanfaatkan lima menit waktu emas tersebut, keberadaan alat pemadam kebakaran (APAR) sangat penting dan strategis. Tentunya APAR yang mampu memadamkan api seketika dengan operasional penggunaan yang sederhana.

Upaya membantu masyarakat mencegah bahaya kebakaran, Agus mengatakan Sumato bisa menjadi solusi yang tepat. Produk yang berasal dari Spanyol tersebut terbukti mampu mencegah api membesar hanya dalam hitungan 5 detik saja.

“Produk tersebut kini sudah digunakan di gedung-gedung, hotel, perkantoran dan lainnya termasuk Dinas Kebakaran DKI Jakarta,” jelas Agus.

Adapun beberapa kelebihan Sumato antara lain bekerja secara otomatis. Dimana Sumato akan aktif begitu kena jilatan lidah api dan tidak perlu diaktifkan secara manual.

Produk ini bekerja cepat dengan sensor sumbu yang memiliki kecepatan dua kali lipat dari kecepatana suara. Dengan demikian, Sumato bisa mematikan api secara total dalam hitungan 5 detik.

Selain itu, lanjut Agus, Sumato mudah digunakan, bisa dipasang di panel listrik, MCB listrik, tabung gas elpiji dan lainnya. Tanpa perawatan, ramah lingkungan dan yang terpenting sudah mengantongi sertifikasi lulus uji dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Propinsi DKI Jakarta, sertifikat ISO 9001:2015 dan Sertifikat Safe Transport of Goods, MSDS, Germany, Spain.

Sementara itu Joko Sucipto, Marketing Manager PT Sahabat Prima Sukses mengatakan produk ini sangat tepat untuk penggunaan pada rumah tangga, restoran, kantor dan gedung. Sifatnya yang praktis, mudah pengoperasiannya membuat orang tidak perlu mempelajari penggunaannya secara rumit. Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki Sumato, pihaknya optimis produk ini bakal sukses dipasaran.

“Ini produk baru, belum ada di Indonesia alat pemadam yang smart seperti ini. Karenanya kami yakin bakal sukses,” kata Joko.

Tahun ini Sumato, kata Harry Winady, ditargetkan bisa terjual 30 ribu hingga 35 ribu pieces baik untuk skala rumah tangga, perkantoran maupun gedung dan restoran. Distribusi produk sudah dilakukan di 60 kota besar di Indonesia.

Sumato yang memasang harga kisaran Rp500 ribu hingga Rp1,2 juta per pieces bisa dibeli di seluruh Transmart Carrefour, Mitra10 dan took-toko online seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada dan Blibli.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Galeri Nasional Gelar Pameran Imersif Affandi Secara Luring

JAKARTA, MENARA62.COM - Dalam rangkaian dan menuju Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2020, Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Galeri Nasional Indonesia menggelar Pameran Imersif Affandi bertajuk...

Film Story of Kale Dibajak, Angga: Bayar Ceban Aja Masih Dibajak!

JAKARTA, MENARA62.COM - Film Story of Kale: When Someone's in Love yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko di bawah rumah produksi Visinema sudah bisa...

ILUNI UI Gelar Kompetisi Mobile Legend Berhadiah Total150 Juta Rupiah

JAKARTA, MENARA62.COM - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) melalui Millennial and Business Center mengajak 10 ribu gamers di seluruh Indonesia untuk bertanding dalam...

Optimalkan Pengelolaan Sampah, Gerakan Bersih Bisa Dimulai dari Rumah

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum Ikatan Istri Pimpinan (IIP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Liza Erik Tohir mengatakan penanganan sampah di Indonesia selama ini...

Super Barakuda Sumberharjo Siap Menangkan Kustini-Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM - Pertemuan 50 relawan Super Barakuda se-Desa Sumberharjo Prambanan berlangsung meriah dan semarak, tanpa mengabaikan protokol kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di kediaman...