27.3 C
Jakarta

Native Speaker Uzbekistan Ajak Murid SD Muhammadiyah PK Solo Berbahasa Inggris

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Usai mengikuti Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT), sebanyak 167 murid kelas I dan II SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mendapatkan pengalaman belajar berbeda melalui pelatihan bahasa Inggris interaktif bersama native speaker, Selasa (9/6/2026).

 

Kegiatan yang digelar di Ruang Haji Isa tersebut mengusung tema “What I Wanna Be When I Grow Up”. Melalui tema profesi, para murid diajak mengenal berbagai jenis pekerjaan atau occupations dengan metode pembelajaran yang menyenangkan dan komunikatif.

 

Koordinator International Class Program (ICP) SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Gedis Wiranur Putri, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan murid sejak dini sekaligus menumbuhkan motivasi untuk meraih cita-cita.

 

“Melalui materi ini, para murid tidak hanya belajar kosakata bahasa Inggris, tetapi juga mengenal berbagai profesi dan peran sosialnya di lingkungan sekitar. Harapannya, mereka memiliki gambaran tentang cita-cita dan semakin termotivasi untuk belajar,” ujarnya.

 

Untuk memberikan pengalaman belajar yang autentik, sekolah menghadirkan native speaker asal Uzbekistan, Mr. Abrorjon Numonov. Kehadiran penutur asli tersebut membuat suasana pembelajaran semakin menarik dan membuat para murid antusias mengikuti kegiatan.

 

Para murid belajar langsung mengenai pelafalan (pronunciation) dan intonasi bahasa Inggris. Mereka juga berlatih menjawab pertanyaan sederhana menggunakan bahasa Inggris dalam suasana yang santai dan menyenangkan.

 

Antusiasme murid semakin terlihat ketika memasuki sesi permainan edukatif. Setiap kelompok yang terdiri dari sepuluh murid mengikuti permainan menyusun huruf acak hingga membentuk nama profesi tertentu.

 

Kegiatan berbasis gamifikasi tersebut tidak hanya memperkuat penguasaan kosakata, tetapi juga melatih ketelitian, kerja sama, dan kemampuan mengingat spelling bahasa Inggris.

 

Salah satu murid kelas II, Zukhrufy Kupuara Hadid, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

 

“Belajarnya seru karena bisa sambil bermain gim. Jadi tidak bosan setelah selesai PSAT. Tadi juga senang bisa belajar langsung dengan native speaker,” ungkapnya.

 

Gedis menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembiasaan bahasa asing yang terus dikembangkan SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo. Sekolah berkomitmen menghadirkan pembelajaran kreatif agar murid memiliki pengalaman belajar yang menyenangkan.

 

“Kami berharap pengalaman belajar bersama penutur asli ini dapat meningkatkan rasa percaya diri murid sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa asing sejak dini,” pungkasnya.

 

Melalui kegiatan tersebut, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pengembangan kemampuan komunikasi, kreativitas, dan wawasan global sejak usia dini. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!