SOLO, MENARA62.COM – Dua sekolah Muhammadiyah di Kota Surakarta memperkuat sinergi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan membangun jejaring antarlembaga. SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta menjalin silaturahmi dan kolaborasi dengan SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kamis (22/10/2026), di SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Surakarta.
Pertemuan tersebut mengusung semangat “Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, Bersama Menguatkan Pendidikan Muhammadiyah yang Berkemajuan.” Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman, bertukar gagasan, sekaligus membangun komunikasi untuk mendorong kemajuan pendidikan Muhammadiyah.
Kepala SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta, Agus Triono, menegaskan bahwa sinergi antarsekolah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Menurutnya, setiap sekolah memiliki pengalaman, keunggulan, dan praktik baik yang dapat dipelajari bersama. Melalui kolaborasi, sekolah juga dapat mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta harapan masyarakat.
“Sinergi dan silaturahmi antarsekolah menjadi kesempatan untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah,” demikian semangat yang dibangun dalam pertemuan tersebut.
Saling Apresiasi, Saling Menginspirasi
Dalam kesempatan itu, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Dr. H. Rusmanto, S.Pd.I., Gr., M.Pd., memberikan apresiasi terhadap perkembangan SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta yang dinilai menunjukkan kemajuan pesat dan progres positif.
Perkembangan tersebut dinilai menjadi modal penting bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat program unggulan, serta membangun kepercayaan masyarakat.
Menurut Rusmanto, kemajuan sekolah dasar merupakan bagian penting dari upaya memajukan pendidikan Muhammadiyah secara berkelanjutan. Karena itu, komunikasi dan kerja sama antarsatuan pendidikan perlu terus diperkuat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Apresiasi juga disampaikan Agus Triono terhadap SMP Muhammadiyah 1 Simpon yang dinilai telah berkembang menjadi sekolah maju, memiliki beragam prestasi, dan semakin diminati masyarakat.
Bagi Agus, capaian tersebut menjadi inspirasi bagi sekolah Muhammadiyah lainnya untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, dan membangun keunggulan sesuai karakteristik masing-masing.
Keberhasilan SMP Muhammadiyah 1 Simpon dalam membangun kepercayaan masyarakat juga dapat menjadi referensi bagi SD Muhammadiyah 14 Danukusuman untuk mengembangkan program sekolah, memperkuat budaya mutu, dan meningkatkan daya saing.
Bidik Kerja Sama Nyata dan Berkelanjutan
Sinergi kedua sekolah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi. Lebih dari itu, kolaborasi perlu diwujudkan melalui program nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Sejumlah peluang kerja sama yang dapat dikembangkan meliputi berbagi praktik baik pembelajaran, pengembangan program unggulan, peningkatan kompetensi guru, penguatan karakter Islami, hingga pendampingan transisi peserta didik dari jenjang sekolah dasar ke sekolah menengah pertama.
Pendampingan transisi tersebut menjadi salah satu aspek penting untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru, sekaligus menjaga kesinambungan pembinaan akademik dan karakter.
Melalui kerja sama ini, kedua sekolah berkomitmen membangun ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang saling menguatkan, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
Kolaborasi SD Muhammadiyah 14 Danukusuman dan SMP Muhammadiyah 1 Simpon sekaligus menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun pendidikan yang unggul dan berkemajuan.
Dengan semangat bersinergi, saling menginspirasi, dan terus berkolaborasi, kedua sekolah diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas serta memberikan manfaat lebih luas bagi peserta didik, orang tua, dan masyarakat Kota Surakarta. (*)

