LAMONGAN, MENARA62.COM—Ketika negara belum sepenuhnya hadir hingga ke lapisan paling bawah masyarakat, Muhammadiyah kembali menguatkan perannya. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karangbinangun meresmikan Gedung Dakwah Muhammadiyah Karangbinangun pada Sabtu, 28 Februari 2026, sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan umat berbasis komunitas.
Peresmian gedung yang dirangkai dengan kegiatan konsolidasi dakwah Muhammadiyah di tingkat akar rumput, bukan sekadar aktivitas keagamaan, tetapi juga kerja sosial, pendidikan, dan penguatan kapasitas masyarakat.
Hadir mewakili Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Sekretaris PDM Dr. H. Piet Khaidir, yang menegaskan bahwa gedung dakwah harus diposisikan sebagai instrumen kebijakan sosial umat, bukan hanya ruang administratif organisasi.
Menurutnya, Muhammadiyah telah menjalankan fungsi pelayanan masyarakat,gedung dakwah harus dihidupkan dengan program yang berdampak langsung bagi masyarakat dan muhammadiyah terbuka dengan berbagai warna dan golongan Pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Karangbinangun yang terdiri dari Camat, Kapolsek, Danramil, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Karangbinangun. Kehadiran para pemangku kebijakan lokal tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara gerakan masyarakat sipil dan struktur pemerintahan dalam pembangunan sosial dan turut hadir membersamai kegiatan ini Ketua Partai Golkar Kabupaten Lamongan Bapak Ujik.
Anggota DPR RI Komisi VI, Ahmad Labib, dalam sambutannya menyatakan bahwa pemberdayaan keumatan harus menjadi bagian dari orientasi kebijakan publik. Ia menegaskan bahwa sebagai legislator yang mewakili umat, program-programnya diarahkan untuk mendukung kerja-kerja sosial dan dakwah organisasi kemasyarakatan.
Ahmad Labib menekankan bahwa dukungan kebijakan dan program tidak terbatas pada satu organisasi, tetapi mencakup berbagai ormas seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, LDII, serta organisasi kemasyarakatan lainnya.
Ia juga menegaskan bahwa konsolidasi dakwah dan pemberdayaan umat membutuhkan ruang bersama agar program tidak berjalan parsial dan saling terpisah, melainkan terkoordinasi dan berkelanjutan.
PCM Karangbinangun menyampaikan bahwa Gedung Dakwah Muhammadiyah Karangbinangun dibangun dengan orientasi kemanfaatan publik. Muhammadiyah menegaskan posisinya sebagai gerakan Islam yang terbuka untuk semua, berkomitmen pada nilai-nilai kebangsaan, serta siap bersinergi dengan negara tanpa kehilangan independensi moralnya.
Dengan diresmikannya gedung dakwah ini, Muhammadiyah Karangbinangun berharap dapat memperkuat peran masyarakat sipil dalam menjawab persoalan umat—mulai dari penguatan keagamaan, sosial, hingga ekonomi—sekaligus menjadi mitra kritis dan konstruktif dalam pelaksanaan kebijakan tingkat lokal.
Gedung Dakwah untuk Semua, Muhammadiyah Tegaskan Komitmen Kebangsaan
- Advertisement -

