SOLO, MENARA62.COM — Semangat kebersamaan dan penguatan peran perempuan tampak kental dalam kegiatan Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Organisasi Wanita pada Rabu (15/4). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi lintas organisasi perempuan di Kota Surakarta sekaligus memperkuat kontribusi nyata dalam pembangunan sosial.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua POW Kota Surakarta, BRAy. Hj. Fatimah Ambar Hapsari, S.H. yang mewakili dari IIDI (Ikatan Istri Dokter Indonesia), istri Prof. Ambar Mudigdo, yang menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan memperkuat sinergi antarorganisasi perempuan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh elemen untuk terus meningkatkan peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kebersamaan ini harus menjadi kekuatan untuk terus bergerak, berkontribusi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari perwakilan DP3AP2KB Kota Surakarta yang mengapresiasi konsistensi POW sebagai wadah kolaborasi berbagai organisasi wanita. Peran tersebut dinilai penting dalam mendukung program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta penguatan ketahanan keluarga.
Suasana semakin khidmat saat sesi tausiyah yang disampaikan oleh Retno Sintowati. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen Halal Bi Halal sebagai sarana membersihkan hati dan mempererat hubungan sosial.
Ia mengutip hadis yang menegaskan bahwa memaafkan tidak akan mengurangi kemuliaan seseorang, justru akan meninggikan derajat di sisi Allah SWT. Pesan tersebut menjadi pengingat pentingnya nilai keikhlasan, empati, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, ia menjelaskan sejumlah hikmah Halal Bi Halal, di antaranya sebagai sarana menghapus dosa melalui saling memaafkan, mempererat ukhuwah lintas organisasi, serta meningkatkan toleransi dalam keberagaman. Ia menegaskan bahwa toleransi bukan berarti mencampuradukkan ajaran, melainkan saling menghormati dan bekerja sama tanpa memandang perbedaan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh organisasi perempuan Aisyiyah yang turut berperan aktif dalam dinamika POW, yang diwakili oleh Retno Wahyuni, SE dan Dr. Ida Untari, S.K.M., M.Kes . Kehadiran perwakilan ’Aisyiyah memperkuat semangat kolaborasi dan kontribusi berkelanjutan dalam setiap program organisasi.
Sebagai informasi, pertemuan rutin POW Kota Surakarta diselenggarakan setiap tanggal 15 setiap bulan, dan ’Aisyiyah secara konsisten hadir sebagai bagian dari gerakan bersama perempuan di Kota Bengawan.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan komitmen kuat perempuan Surakarta untuk terus bersinergi membangun masyarakat yang harmonis, inklusif, dan berkemajuan. (*)


