SOLO, MENARA62.COM – Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum (IIM) Surakarta kian memperkuat eksistensinya di kancah global. Melalui penandatanganan kerja sama internasional, partisipasi dalam seminar perdamaian dunia, hingga diseminasi pengabdian masyarakat, kampus ini menunjukkan komitmen kuat dalam membangun pendidikan berbasis nilai keislaman yang mendunia.
Langkah strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepakatan (MoA) antara IIM Surakarta dengan Hallym University Korea Selatan, Global University Amerika Serikat, serta 10 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Jawa Tengah.
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan tridharma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu memperluas akses akademik, meningkatkan kualitas riset, serta memperkuat daya saing lulusan di tingkat global.
Tak hanya fokus pada kerja sama kelembagaan, IIM Surakarta juga aktif dalam forum ilmiah internasional. Rektor IIM Surakarta, Dr. Edy Muslimin, S.Ag., M.SI, tampil sebagai narasumber dalam seminar internasional bertajuk “The Interconnection of Education and Religious Values in Building Sustainable World Peace.”
Dalam paparannya, ia menekankan bahwa pendidikan dan agama memiliki peran krusial dalam menciptakan perdamaian dunia yang berkelanjutan. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai transfer ilmu, tetapi juga sebagai sarana menanamkan nilai-nilai universal seperti toleransi, keadilan, dan penghormatan terhadap keberagaman.
“Integrasi antara pendidikan dan nilai-nilai agama merupakan fondasi penting dalam menciptakan harmoni sosial serta mendorong perdamaian dunia,” ujarnya.
Kontribusi akademik IIM Surakarta juga terlihat dari partisipasi Direktur Pascasarjana, Dr. Sukari, M.Pd.I, dalam kegiatan Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) internasional yang digelar di UNUGHA Cilacap. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi praktik baik sekaligus memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi dalam skala global.
Partisipasi aktif pimpinan kampus dalam berbagai forum internasional ini mencerminkan arah pengembangan IIM Surakarta sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan universal.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, IIM Surakarta tidak hanya memperluas jejaring internasional, tetapi juga meneguhkan perannya sebagai kampus Islam yang adaptif dan progresif dalam membangun peradaban dunia yang damai dan berkelanjutan. (*)

