30.1 C
Jakarta

Mahasiswa Teknik Industri UMS Adu Karya Mobil Mini di Expo Race

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar kegiatan expo race sebagai puncak rangkaian Praktikum Teknik Industri 1 pada Sabtu (11/4). Kegiatan tersebut berlangsung meriah di lapangan basket Kampus 2 UMS dan diikuti oleh puluhan kelompok mahasiswa yang telah menyelesaikan praktikum.

 

Expo race ini menjadi ajang unjuk hasil karya mahasiswa berupa mobil mini yang telah mereka rancang dan rakit secara mandiri selama proses praktikum. Selain sebagai penutup kegiatan akademik, acara ini juga menjadi sarana apresiasi atas kerja keras dan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan proyek mereka.

 

Dosen Teknik Industri Ir. Ratnanto Fitriadi, S.T., M.T., menjelaskan bahwa expo race merupakan balapan mobil hasil karya mahasiswa yang dibuat secara berkelompok dalam Praktikum Teknik Industri 1. “Tujuan dari expo race ini adalah sebagai rangkaian penutupan dan apresiasi bagi teman teman praktikan yang sudah menyelesaikan agenda Praktikum Teknik Industri 1,” jelas Ratnanto, Jumat (17/4).

 

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menampilkan hasil akhir berupa kendaraan yang dapat melaju di lintasan, tetapi juga mencerminkan proses pembelajaran mahasiswa dalam merancang, memproduksi, hingga menguji performa produk. Ia pun berharap kegiatan serupa di masa mendatang dapat terus berkembang dengan inovasi yang lebih baik.

 

Expo ini memberikan apresiasi kepada mahasiswa berupa nominasi-nominasi bagi setiap praktikan mulai dari pemenang race, best design, most favourite product, laporan terbaik, dan kelompok terkompak.

 

Koordinator laboratorium, Bayu Ahmad Wicaksono, turut menjelaskan bahwa sebelum mengikuti expo race, para mahasiswa telah mendapatkan tugas untuk merakit mobil remote control sebagai bagian dari praktikum. Adapun peserta kegiatan ini merupakan mahasiswa praktikan angkatan 2024 Program Studi Teknik Industri yang terbagi dalam 36 kelompok.

 

Lebih lanjut, Bayu menyampaikan bahwa tema yang diusung dalam kegiatan ini mengadopsi konsep GT3 Cars. Seluruh proses produksi dilakukan di laboratorium Teknik Industri dengan memanfaatkan bahan mentah berupa PVC foam lembaran berukuran 60×120 cm dengan ketebalan 1 cm. Bahan tersebut kemudian diolah menggunakan berbagai mesin yang tersedia di laboratorium, sesuai dengan gambar kerja yang telah dirancang sebelumnya oleh masing-masing kelompok.

 

“Jadi mereka membuat dari nol,” kata Bayu.

 

Proses perakitan mobil ini melibatkan berbagai komponen penting. Pada bagian chasis, mahasiswa menyusun elemen seperti gardan, axle, dan steering hub. Sementara itu, bagian body terdiri atas body kanan-kiri, front bumper, back bumper, engine hood, serta vender. Seluruh komponen tersebut dirakit secara sistematis sehingga menghasilkan kendaraan mini yang tidak hanya berfungsi, tetapi juga memiliki nilai estetika. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!