SOLO, MENARA62.COM – Kegiatan Tarawih Bersama Siswa Sekolah Muhammadiyah Surakarta yang dirangkai dengan Penguatan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) digelar di Masjid Balai Muhammadiyah, Jalan Teuku Umar No. 5 Keprabon, Banjarsari, Kota Surakarta, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas bersama Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta (PDM) Surakarta. Edisi kali ini menghadirkan siswa dari SMK Muhammadiyah 1 Surakarta dan SMK Muhammadiyah 4 Surakarta.
Penguatan AIK disampaikan Sekretaris Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Surakarta, H. Wiwit Hidayat. Dalam materinya, ia menekankan pentingnya pembinaan ideologi, pemahaman keislaman, serta penguatan komitmen bermuhammadiyah di kalangan pelajar.
“AIK bukan sekadar mata pelajaran, tetapi ruh dalam membentuk karakter siswa Muhammadiyah yang berakhlak, berilmu, dan siap menjadi kader persyarikatan,” ujarnya di hadapan jamaah Tarawih.
Siapkan Kader Militan Muhammadiyah
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Surakarta, Joko Harinto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Tarawih bersama sekaligus penguatan AIK menjadi momentum strategis dalam pembinaan generasi muda Muhammadiyah.
“Kami sangat senang dengan adanya kegiatan Tarawih bersama di Masjid Balai Muhammadiyah ini serta penguatan AIK untuk anak-anak. Semoga ini menjadi momen untuk menyiapkan kader-kader Muhammadiyah untuk Kota Surakarta, kader-kader yang militan,” ujarnya.
Ia menambahkan, siswa yang hadir berasal dari kelas X, XI, dan XII. Namun, tidak seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan karena sebagian berdomisili di luar Kota Surakarta.
“Yang rumahnya di lingkungan Surakarta, insyaallah bisa hadir semua,” katanya.
Siswa Antusias Ikuti Tarawih dan Penguatan AIK
Antusiasme juga disampaikan salah satu siswa kelas XII A Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah 1 Surakarta, Muhammad Faiz Alfatih. Ia mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan Tarawih dan memperoleh tambahan ilmu.
“Alhamdulillah bisa mengikuti Tarawih dan mendapat ilmu tambahan. Kegiatannya sangat bermanfaat,” ujarnya singkat.
Kegiatan Tarawih Bersama Siswa Muhammadiyah Surakarta ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan selama Ramadan. Selain mempererat ukhuwah antarsiswa lintas sekolah, program ini juga menjadi sarana penguatan karakter, spiritualitas, dan ideologi Muhammadiyah melalui penguatan Al Islam dan Kemuhammadiyahan.
Dengan kolaborasi majelis di lingkungan PDM Surakarta, pembinaan generasi muda diharapkan semakin terarah dan mampu melahirkan kader Muhammadiyah yang tangguh, berintegritas, serta siap berkontribusi bagi umat dan bangsa. (*)

