25.9 C
Jakarta

KBRI Den Haag- UNS Gelar Pelatihan Membatik

Must read

Rp 478 Triliun Potensi Pengadaan Pemerintah Bagi UMK

JAKARTA, MENARA62.COM – Potensi nilai paket pengadaan pemerintah bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dan koperasi pada 2021 ini sebesar Rp478 triliun, dengan...

PT PLN Batam dan PT Panbil Utilitas Sentosa Tandatangani MoU untuk Pengembangan PLTU Tanjung Sauh

BATAM, MENARA62.COM -- Bright PLN Batam dan PT Panbil Utilitas Sentosa melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang rencana pembangunan dan pengelolaan PLTU Biomassa 2 x...

HARRIS Hotels Hadirkan Makanan Khas Korea Melalui Taste of Seoul

JAKARTA, MENARA62.COM -- HARRIS Hotels baru-baru ini mengumumkan peluncuran campaign food and beverage bertajuk Taste of Seoul. Sebuah kampanye F&B tematis yang menghadirkan menu makanan...

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-12 )

Jalan Berlubang dan Ban Bocor Banyak pengalaman ditengah perjalanan kami jumpai saat menjenguk Rohman. Dari  yang biasa-biasa saja hingga terkesan dramatik dan heroik. Pernah satu...

LONDON, MENARA62.COM–  KBRI Den Haag bersama perwakilan Fakultas Seni Rupa dan Design UNS Surakarta mengadakan pelatihan membatik. Pelatihan yang berlangsung di Aula Nusantara KBRI Den Haag tersebut diikuti sekitar 60 peserta dari Indonesia Diaspora Network, Dharma Wanita Persatuan, warga Belanda, dan warga Indonesia yang bermukim di Belanda.

Sebelumnya, perwakilan UNS juga mengadakan workshop di Universitas Erasmus Rotterdam, demikian Sekretaris pertama Fungsi Pensosbud KBRI Denhaag, Barbara Noira B. Solani kepada Antara London, Kamis (18/5/2017).

Dikatakan, workshop dibuka oleh Wakil Kepala Perwakilan KBRI Denhaag H.A. Ibnu Wiwoho Wahyu Utomo, yang menyampaikan filosofi budaya dari batik menurut Ki Hadjar Dewantara yaitu tridaya: cipta, rasa, dan karsa. Selain itu, ia juga menyampaikan sejarah perkembangan batik yang cenderung lebih praktikal. Hal ini terliat dengan digunakannya berbagai media contohnya ornamen rumah tangga, kemeja, blangkon, tas, dan masih banyak lagi.

Ratna Endah Santoso, pengajar di UNS memaparkan mengenai pengenalan batik dan menjelaskan bahwa batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang diakui dunia melalui UNESCO. Ia juga menjelaskan mengenai pengertian, proses, jenis, asal dan sejarah dari batik.

Peserta workshop diminta untuk membatik mulai dari nyorek, nyanting, mewarnai, lorod dan menjemur dibantu mahasiswa FSRD UNS. Pada akhir kegiatan, semua peserta bangga akan hasil karya kain batik dengan motif dan design buatan sendiri.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Rp 478 Triliun Potensi Pengadaan Pemerintah Bagi UMK

JAKARTA, MENARA62.COM – Potensi nilai paket pengadaan pemerintah bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dan koperasi pada 2021 ini sebesar Rp478 triliun, dengan...

PT PLN Batam dan PT Panbil Utilitas Sentosa Tandatangani MoU untuk Pengembangan PLTU Tanjung Sauh

BATAM, MENARA62.COM -- Bright PLN Batam dan PT Panbil Utilitas Sentosa melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang rencana pembangunan dan pengelolaan PLTU Biomassa 2 x...

HARRIS Hotels Hadirkan Makanan Khas Korea Melalui Taste of Seoul

JAKARTA, MENARA62.COM -- HARRIS Hotels baru-baru ini mengumumkan peluncuran campaign food and beverage bertajuk Taste of Seoul. Sebuah kampanye F&B tematis yang menghadirkan menu makanan...

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-12 )

Jalan Berlubang dan Ban Bocor Banyak pengalaman ditengah perjalanan kami jumpai saat menjenguk Rohman. Dari  yang biasa-biasa saja hingga terkesan dramatik dan heroik. Pernah satu...

Program PKK dan PKW Kembali Diluncurkan, Cek Nilai Bantuannya!

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (DIKSI) meluncurkan bantuan pemerintah Program Pendidikan Kecakapan Kerja...