25.6 C
Jakarta

Kelompok Mina Padi Sleman Menjadi Percontohan Nasional

Must read

Tinjau Progres Pelabuhan Patimban, Menhub Dengar Aspirasi Nelayan Patimban

PATIMBANG, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendengar aspirasi para nelayan di sekitar proyek pelabuhan Patimban. Hal itu dilakukan Menhub saat meninjau progres...

Kemenhub Bersama Dekranas Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pengerajin di Labuan Bajo

MANGGARAI BARAT, NTT, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) memberikan pelatihan kewirausahaan bagi para pengrajin Kecil dan Mikro di Labuan...

Presiden: PKN 2020 Bukti Budayawan dan Seniman Tidak Tunduk Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Setelah hadir untuk pertama kalinya di tahun 2019, tahun ini Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) kembali digelar mulai hari Sabtu, 31 Oktober...

Gandeng Tokopedia, Kemendikbud Gelar Pasarbudaya 2020

JAKARTA, MENARA62.COM – Untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada seniman agar karya mereka dapat dinikmati publik, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan gelar kegiatan Pasarbudaya...

SLEMAN, MENARA62.COM— Kelompok mina padi Sleman menjadi percontohan nasional. Jumat (20/1/2017) lalu, perwakilan Food and Agriculture Organization (FAO) mengunjungi sawah percontohan Mina Padi Kelompok Tani Mina Murakabi di Dusun Cibluk, Margoluwih, Sleman.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan dari kementrian terkait juga turut hadir dalam kunjungan, termasuk Deputi Menteri Koordinator Kemaritiman Bidang Sumber Daya Manusia, Ilmu dan Teknologi, dan Budaya Maritim Safri Burhanuddin, Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Musdhalifah Machmud, perwakilan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan dan Kementrian Pertanian serta perwakilan dari FAO Mark Smulders beserta Ageng S. Herianto selaku Programme FAO Indonesia.

Sejak 2015, FAO sendiri telah bekerja sama dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan untuk mulai menghidupkan kembali kearifan tradisional melalui pertanian yaitu Inovasi Mina Padi seluas 25 hektar pada tiap lokasinya di berbagai wilayah di Indonesia dan Sleman menjadi salah satunya.

Bupati Sleman Sri Purnomo dalam sambutannya menyampaikan, Sleman sebagai lumbung padi Yogyakarta, berkewajiban untuk terus mendorong intensifikasi pertanian yang dihadapkan dengan keterbatasan lahan. Namun dengan metodi Mina Padi, sekalipun lahan terbatas namun produktivitas dapat meningkat. Mina Padi dapat menjawab tantangan keterbatasan lahan dengan produksi padi di Sleman. Melalui metode tersebut juga keuntungan yang diraih berlipat ganda, tak hanya padi namun juga ikan serta keberlangsungan lahan yang produktif.

Mark Smulders mengatakan, Mina Padi yang dikenalkan di Indonesia berhasil dengan baik. Khususnya di Sleman yang petaninya sangat antusias dalam menerapkan Mina Padi, sehingga produksi beras, pertumbuhan ekonomi dan kecukupan gizi dapat terus meningkat.

Film Dokumenter tentang Mina Padi yang ada di Sleman, telah disebarkan sebagai percontohan di wilayah Asia Pasifik dan tak kurang sudah 15 perwakilan dari negara lain, dan banyak petani dari berbagai penjuru sudah datang mengunjungi Sleman untuk dapat melihat langsung sawah percontohan Mina Padi tersebut.

Smulder juga mengatakan, Mina Padi harus diperluas untuk memastikan banyak keluarga petani meraih hidup yang lebih baik, menguntungkan pedesaan serta negara. Mark menginginkan, generasi muda kembali tertarik dalam bidang pertanian ini seperti yang dilakukan oleh kelompok tani Murakabi. Sehingga generasi muda tidak hanya mengandalkan pekerjaan di kota, melainkan memajukan desanya dengan terjun dalam bidang pertanian khususnya mina padi yang sangat menjanjikan untuk bisa meningkatkan perekonomian, terlebih bila dikemas menjadi wisata mina padi.

Musdhalifah Machmud mengatakan, melalui Mina Padi kita telah berhasil mendapat 3 keuntungan yang didapat oleh petani, yaitu naiknya produksi beras, naiknya pendapatan dan membaiknya nutrisi masyarakat. Melalui sawah percontohan Mina Padi tersebut, terbukti mampu menaikkan hasil panen padi rata-rata 6,5 juta ton/ha menjadi 9,3 ton/ha. Hal tersebut tentunya, secara langsung menambah pendapatan petani, serta panen ikan yang dihasilkan pada tiap hektar dalam satu musim mampu mencapai 42 juta.

Langkah ini dapat membantu meningkatkan nutrisi di masyarakat Yogyakarta. Data Badan Pusat Statistik 2014 menyebutkan, wilayah Yogyakarta hanya mengkonsumsi ikan 19,79 kg/kapita/tahun, dimana merupakan provinsi yang terendah dibandingan dengan provinsi lainnya, yang rata-rata mengkonsumsi ikan sebesar 37 kg/kapita. Selain konsumsi dan peningkatan nutrisi, penerapan inovasi tersebut menggunakan pendekatan ekosistem tanpa menggunakan pestisida serta pupuk kimia, sehingga sangat ramah lingkungan dan menjaga keberlangsungan lahan pertanian.

–Ashari–

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tinjau Progres Pelabuhan Patimban, Menhub Dengar Aspirasi Nelayan Patimban

PATIMBANG, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendengar aspirasi para nelayan di sekitar proyek pelabuhan Patimban. Hal itu dilakukan Menhub saat meninjau progres...

Kemenhub Bersama Dekranas Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pengerajin di Labuan Bajo

MANGGARAI BARAT, NTT, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) memberikan pelatihan kewirausahaan bagi para pengrajin Kecil dan Mikro di Labuan...

Presiden: PKN 2020 Bukti Budayawan dan Seniman Tidak Tunduk Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Setelah hadir untuk pertama kalinya di tahun 2019, tahun ini Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) kembali digelar mulai hari Sabtu, 31 Oktober...

Gandeng Tokopedia, Kemendikbud Gelar Pasarbudaya 2020

JAKARTA, MENARA62.COM – Untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada seniman agar karya mereka dapat dinikmati publik, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan gelar kegiatan Pasarbudaya...

Sholat Tepat Waktu, Apa Susahnya?

Oleh Ashari, SIP* SETIAP perintah pasti mengandung hikmah. Begitu juga setiap larangan dan dosa pasti mengandung derita. Demikian halnya dengan perintah sholat awal waktu, tentu...