25.6 C
Jakarta

Kemendikbud Berikan Beasiswa Bagi Calon Anak Almarhum Guru Budi

Must read

Dilantik Jadi Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS, Anis Paparkan Platform Ekonomi Berkeadilan

BANDUNG, MENARA62.COM - Politisi PKS, Anis Byarwati, secara resmi dilantik menjadi Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS Periode 2020-2025. Pelantikan ini dilakukan langsung...

Kejuaraan Badminton Bupati Cup 2020 Kabupaten Muara Enim Resmi Dibuka

MARA ENIM, MENARA62.COM - Pengurus PBSI Kabupaten Muara Enim selenggarakan turnamen Badminton Bupati Cup 2020 yang bertempat di GOR Pancasila Kabupaten Muara Enim diikuti...

“Koen Waras”, Sekadar Menggugah Kesadaran

Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, bahkan grafiknya semakin naik. Sejumlah daerah dinyatakan sebagai zona merah, bahkan hitam. Korban terus berjatuhan. Sementara masyarakat tampaknya mulai abai...

Buku harus Bersaing dengan Teknologi Digital

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Sabtu 28 November kemarin, mantan wartawan Arys Hilman Nugraha dilantik sebagai Ketua Umum Ikatan Peberbit Indonesia (IKAPI) periode 2020-2025. Ia terpilih...

SAMPANG, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menyiapkan bantuan beasiswa kepada calon anak dari almarhum Ahmad Budi Tjahyanto yang meninggal dunia, Kamis (1/2) akibat dianiaya oleh muridnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kemendikbud Hamid Muhammad saat mengunjungi kediaman Ahmad Budi Tjahyanto di Dusun Pliyang, Desa Tanggumong, Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, menyatakan, itu sebagai bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawab pemerintah atas pengabdian guru Budi di bidang pendidikan.

“Beasiswa Kemendikbud ini untuk diberikan bagi anaknya kelak. Itu nanti ada mekanisme khusus dalam membantu putra atau putrinya setelah ia besar,” kata Hamid usai takziah di rumah duka di Sampang seperti dikutip dari Antara, Sabtu (03/02).

Menurut Dirjen Dikdasmen, rencananya pemerintah pusat memberikan SK pengangkatan PNS istimewa terhadap ayah korban, M Satuman Ashari, yang menjadi guru honorer hampir 20 tahun.

Karena, terganjal aturan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), pemerintah hanya bisa menyiapkan beasiswa.

“Tadi malam komunikasi dengan BKN ternyata aturannya tidak bisa sehingga dialihkan memberikan bantuan beasiswa kepada anaknya,” ujarnya.

Hamid mengaku sangat menyesalkan peristiwa meninggalnya guru seni rupa yang dianiaya muridnya itu. Sebab, menurutnya, penganiayaan berujung korban jiwa tak layak terjadi, khususnya di Pulau Madura.

Karena, Madura masih kental dengan budaya dan ajaran tentang siapa yang harus dipatuhi seorang anak, yakni “bhuppa’, bhabbu, ghuruh ratoh” (ayah, ibu, guru, raja). Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Madura sangat peduli dengan tatakrama, termasuk menghormati guru.

“Slogan inilah yang selalu dijadikan sebagai panutan masyarakat Madura sejak dulu, tapi ada pergeseran, seharusnya guru dijunjung tinggi dihormati malah jadi korban jiwa akibat dianiaya siswa,” katanya.

Kehadiran Hamid disambut langsung ayah alm Budi, M. Satuman Ashari. Ia sempat berbincang bersama istri, Sianit Sinta untuk menyampaikan belasungkawa meninggalnya guru seni rupa tersebut.

Kemudian, rombongan Kemendikbud ini menyempatkan doa dan tahlil bersama dengan para anggota PGRI di Madura yang hadir kala itu.

Saat di Sampang Hamid sempat mengunjungi sekolah tempat mengajarnya alm Budi di SMA Negeri 1 Torjun, Sampang.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Dilantik Jadi Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS, Anis Paparkan Platform Ekonomi Berkeadilan

BANDUNG, MENARA62.COM - Politisi PKS, Anis Byarwati, secara resmi dilantik menjadi Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS Periode 2020-2025. Pelantikan ini dilakukan langsung...

Kejuaraan Badminton Bupati Cup 2020 Kabupaten Muara Enim Resmi Dibuka

MARA ENIM, MENARA62.COM - Pengurus PBSI Kabupaten Muara Enim selenggarakan turnamen Badminton Bupati Cup 2020 yang bertempat di GOR Pancasila Kabupaten Muara Enim diikuti...

“Koen Waras”, Sekadar Menggugah Kesadaran

Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, bahkan grafiknya semakin naik. Sejumlah daerah dinyatakan sebagai zona merah, bahkan hitam. Korban terus berjatuhan. Sementara masyarakat tampaknya mulai abai...

Buku harus Bersaing dengan Teknologi Digital

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Sabtu 28 November kemarin, mantan wartawan Arys Hilman Nugraha dilantik sebagai Ketua Umum Ikatan Peberbit Indonesia (IKAPI) periode 2020-2025. Ia terpilih...

XL Axiata Raih Penghargaan Marketeers Youth Choice Brand of The Year 2020

JAKARTA, MENARA62.COM -- Mendekati penghujung tahun 2020, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali mendapatkan pengakuan dari masyarakat atas kualitas produknya. Melalui ajang Marketeers...