YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Hamim Ilyas, pada Sabtu (23/5/2026) di Yogyakarta.
Bagi Salmah, almarhum merupakan sosok ulama Muhammadiyah yang dikenal rendah hati, menyejukkan, dan memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pemikiran Islam berkemajuan.
“Prof. Hamim Ilyas adalah sosok yang banyak memberikan kontribusi pemikiran bagi Muhammadiyah dan umat. Beliau menghadirkan dakwah Islam yang menyejukkan, penuh kasih sayang, dan berorientasi pada kemaslahatan,” ujar Salmah.
Menurutnya, Hamim Ilyas tidak hanya dikenal sebagai cendekiawan Muslim, tetapi juga pribadi yang terbuka dalam berdialog mengenai berbagai isu sosial, termasuk persoalan perempuan dan anak.
Salmah menyebut, almarhum aktif berdiskusi bersama ‘Aisyiyah terkait perspektif Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) dalam pandangan Islam.
Ia juga mengenang Hamim Ilyas sebagai tokoh yang memiliki gaya komunikasi lembut, penuh keteduhan, namun tetap humoris dalam kesehariannya.
“Atas nama Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, kami menyampaikan dukacita yang mendalam. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” tuturnya.
Wafatnya Prof. Hamim Ilyas menjadi kehilangan besar bagi Muhammadiyah dan dunia intelektual Islam Indonesia. Selama ini, almarhum dikenal aktif mengembangkan pemikiran Islam moderat, inklusif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan. (*)

