33.2 C
Jakarta

Kowani Sampaikan Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Perdamaian pada International Women Empowerment Assembly di Manila

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM – Kongres Wanita Indonesia (Kowani) secara antusias menghadiri agenda International Women Empowerment Assembly (Konferensi dan Workshop Tahunan Perempuan Internasional) yang berlangsung di Kota Manila, Filipina pada 6 hingga 9 November 2023. Acara global ini mempertemukan para pemimpin, aktivis, organisasi dan influencer yang berdedikasi pada pemberdayaan perempuan, perdamaian, dan pembangunan berkelanjutan dari berbagai negara. Tujuannya adalah mempromosikan pemberdayaan perempuan dan memajukan hak-hak perempuan.

Tahun ini Konferensi dan Workshop Tahunan Perempuan Internasional berfokus pada keluarga, pemberdayaan ekonomi dan perdamaian global tersebut. Kegiatan tersebut dihadiri oleh aktivis dan organisasi perempuan dari berbagai wilayah di seluruh dunia. Sedang delegasi Indonesia dipimpin Ketua Umum Kowani Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo.

Dalam keterangan persnya, Giwo mengatakan bahwa konferensi dan workshop tahunan perempuan internasional ini menjadi agenda penting untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi perempuan dari seluruh dunia. “Kowani tetap berkomitmen untuk terlibat aktif dalam inisiatif internasional untuk menumbuhkan jaringan dan dukungan, karena ini adalah komponen penting untuk mencapai tujuan dan dukungan yang ingin dicapai Kowani,” kata Giwo Rubianto Wiyogo, Rabu (8/11/2023).

Menurut Giwo, perempuan memiliki peranan penting untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Melalui penghasilan yang diperolehnya, memungkinkan perempuan untuk berkontribusi secara signifikan terhadap kesejahteraan rumah tangga, juga pendidikan anak-anak mereka, yang akan menjadi generasi penerus bangsa.

Delegasi Indonesia berffoto bersama peserta dari berbagai negara (ist)

Lebih lanjut Giwo juga menyampaikan kegembiraannya karena selama konferensi tersebut, Kowani mendapat kehormatan untuk membahas dua tema penting. Tema pertama berkisar pada pentingnya perdamaian dalam keluarga, komunitas, dan masyarakat sebagai elemen dasar stabilitas dan keberlanjutan global. Sedang tema kedua adalah mengeksplorasi pemeliharaan perdamaian dan stabilitas melalui pemberdayaan ekonomi dan literasi digital.

Giwo menyebut bahwa dua tema tersebut sejalan dengan agenda kerja dari Kowani. Karena itu, delegasi Kowani melakukan sharing sekaligus memberikan banyak masukan terkait dua tema tersebut.

Sementara itu, Wakil Presiden Dewan Nasional Perempuan Filipina, Komisaris Bai Norhata Macatbar-Alonto, memperkenalkan tema yakni “Pemberdayaan Perempuan: Inti dari Keluarga, Komunitas, dan Masyarakat”.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas isu global yang sangat mendesak terkait perang yang melibatkan Palestina dan Israel. Menurutnya Palestina akan memperoleh kemerdekaannya. “Dari sungai hingga laut, Palestina akan merdeka,” tandasnya

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!