SOLO, MENARA62.COM – Empat mahasiswa Teknik Sipil Kelas Internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id bersiap menempuh pengalaman akademik di Malaysia. Mereka akan mengikuti program pertukaran mahasiswa selama satu semester di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).
Keempat mahasiswa tersebut yakni Sausan Iftinan Huwaida, Brisa Azkia Zahwa, Kholili Rizqi Bahari, dan Dava Ahmadinejad. Program pertukaran menggunakan skema credit transfer, sehingga pengalaman belajar di Malaysia dapat menjadi bagian dari perjalanan akademik mereka di UMS.
Sekretaris Program Internasional Teknik Sipil UMS, Purwanti Sri Pudyastuti, S.T., M.Sc., mengatakan program tersebut tidak sekadar memberi kesempatan mahasiswa merasakan atmosfer perkuliahan di luar negeri. Mahasiswa juga didorong aktif memanfaatkan berbagai peluang akademik dan kompetisi selama berada di UTHM.
“Mahasiswa akan mengikuti perkuliahan di sana. Kalau ada lomba-lomba yang terkait ketekniksipilan, nanti mereka juga bisa mengikuti lomba itu,” ungkap Purwanti saat ditemui di International Office UMS, Kamis (24/9/2026).
Tak Sekadar Kuliah, Berburu Prestasi
Kesempatan mengikuti kompetisi menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan para mahasiswa selama berada di Malaysia. Purwanti menyebut mahasiswa Teknik Sipil UMS pada tahun-tahun sebelumnya juga pernah mengikuti sejumlah perlombaan yang digelar UTHM.
Pengalaman tersebut turut menjadi bekal optimisme bagi UMS terhadap mahasiswa yang diberangkatkan tahun ini.
“Alhamdulillah mahasiswa satu atau dua tahun lalu juga mendapat penghargaan,” imbuhnya.
Menurut Purwanti, pengalaman mahasiswa sebelumnya menunjukkan bahwa program pertukaran dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus menguji kompetensi mahasiswa dalam lingkungan internasional.
Namun, pengalaman belajar di luar negeri juga menghadirkan tantangan tersendiri. Para peserta harus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, mulai dari budaya, bahasa, hingga pola pergaulan dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Bawa Nama dan Nilai UMS
Meski demikian, Purwanti optimistis keempat mahasiswa tersebut mampu beradaptasi dan memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti program di UTHM.
Selain memperluas wawasan global, pertukaran mahasiswa diharapkan membuka jejaring internasional yang dapat bermanfaat bagi pengembangan akademik maupun profesional mereka di masa mendatang.
Purwanti berpesan agar para peserta menjalani program dengan sungguh-sungguh sekaligus tetap membawa nilai-nilai yang menjadi identitas UMS.
“Semoga mereka nanti bisa sukses dalam menyelesaikan tugasnya selama di UTHM Malaysia dan membawa hasil yang terbaik,” tandasnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk tetap memegang visi dan misi UMS yang menekankan nilai keislaman, keilmuan, dan berkemajuan selama menjalani pengalaman akademik di Negeri Jiran. (*)

