MADIUN, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) terus memperkuat kompetensi lulusannya melalui pembelajaran berbasis pengalaman di dunia kerja. Salah satunya diwujudkan dengan mengirim mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Aisyah Madiun.
Program PKL tersebut diawali dengan prosesi serah terima mahasiswa yang berlangsung di Gedung Ahmad Dahlan Lantai 4 RSI Siti Aisyah Madiun, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa mengenal dunia kerja profesional, khususnya di lingkungan pelayanan kesehatan.
Direktur RSI Siti Aisyah Madiun, dr. Donna Dwi Yudhawati, MMR, FISQua, yang diwakili Wakil Direktur Medis dr. Erik Hidajaya Putra, menyambut para mahasiswa dan mendorong mereka memanfaatkan kesempatan praktik sebagai sarana mengembangkan kompetensi.
“RSI Siti Aisyah terbuka untuk menjadi tempat belajar. Jadikan PKL ini sebagai media untuk mengasah kompetensi, beradaptasi dengan dunia kerja, dan menanamkan budaya melayani dengan ikhlas sesuai nilai-nilai Muhammadiyah,” ujar dr. Erik.
Sebelum menjalani praktik, mahasiswa mengikuti orientasi yang disampaikan Bagian Sumber Daya Insani (SDI) RSI Siti Aisyah Madiun, Indrik Sustyanto, S.Kep., Ners. Materi yang diberikan meliputi tata tertib rumah sakit, budaya kerja, alur pelayanan, standar keselamatan pasien, pengenalan lingkungan kerja, hingga etika profesi dan kedisiplinan selama menjalani PKL.
Dosen Pendamping PKL Prodi Ilmu Komunikasi UMJT, Rakhma Widya Darojah, M.I.Kom, mengatakan praktik di rumah sakit memberikan pengalaman yang tidak diperoleh hanya melalui pembelajaran di ruang kuliah.
Menurutnya, mahasiswa akan memahami secara langsung bagaimana praktik komunikasi dijalankan dalam organisasi layanan kesehatan serta belajar membangun komunikasi yang efektif, empatik, dan profesional dengan tenaga medis, pasien, maupun masyarakat.
“Kami berharap pengalaman ini dapat memperkuat kompetensi mahasiswa sehingga siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompleks dan dinamis,” katanya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UMJT, Latutik Mukhlisin, M.I.Kom, menegaskan bahwa PKL merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri dan dunia kerja.
Ia menjelaskan, melalui pengalaman langsung di rumah sakit, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan komunikasi strategis, media relations, pengelolaan konten digital, dan kehumasan institusi, tetapi juga belajar menerapkan komunikasi yang humanis, empatik, dan beretika dalam pelayanan kesehatan.
“Pembelajaran di dunia kerja menjadi bekal penting agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan profesi sekaligus mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan di lapangan,” ujarnya.
UMJT, yang merupakan transformasi dari Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), terus mendorong penguatan kolaborasi dengan berbagai institusi sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas lulusan.
Melalui program PKL ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman kerja nyata, meningkatkan keterampilan profesional, serta memiliki kesiapan yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan studi. (PJ)


