28.1 C
Jakarta

Masih dalam Keadaan Banjir, Muhammadiyah Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Longsor

Must read

Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah Bangun Hunian Untuk Non Muslim di pegunungan meratus

HULU SUNGAI TENGAH, MENARA62.COM, . Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada 15 Januari 2021 dini hari, masih...

Cara Nyaman Saat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri

JAKARTA, MENARA62.COM - Orang tanpa gejala COVID-19 ataupun yang bergejala ringan, dihimbau melakukan isolasi mandiri di rumah, untuk mencegah penyebaran virus corona (SARS-CoV-2). Selain melakukan...

Kegiatan Fisik Pasien COVID Saat Isolasi Mandiri

Kegiatan fisik apa yang boleh dilakukan oleh pasien COVID-19 saat isolasi mandiri? Hal itu sering menjadi pertanyaan. Aktifitas fisik memang bermanfaat untuk dapat mengurangi...

Hakikat Menikah: Menghadirkan Rahmat Menghapus Kekerasan

Apa tujuan menikah dalam Islam? Secara umum, menikah bertujuan beribadah mencari ridha Allah SWT. Sedangkan secara khusus, tujuan menikah adalah mewujudkan keluarga yang tenteram dan tenang...
Bonni Febrianhttp://menara62.com
Belajar istiqomah dan lebih bermanfaat


MARTAPURA, MENARA62.COMMuhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) Kalimantan Selatan mengirimkan bantuan ke Posko Penanggulangan Bencana Desa Tiwingan Lama, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, Ahad (17/1/2021).

Masih dalam suasana banjir warga di desa Tiwingan lama juga mendapat musibah lain yakni Tanah Longsor.

Cahyadi, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Tiwingan menjelaskan kronologis terjadinya bencana longsor.

“Beberapa hari yang lalu dengan tingginya intensitas hujan di tempat kami yang awalnya hanya banjir lalu di susul longsor nya tanah,” jelasnya

Kedua bencana tersebut lanjut Cahyadi mengakibatkan banyaknya warga yang terdampak.

“Cukup banyak warga yang terdampak bahkan ada rumah yang seisi ruangannya di penuhi tanah, syukurnya tidak ada korban jiwa karena melihat kondisi yang sudah mengkhawatirkan mereka terlebih dahulu mengungsi,”tambahnya.

Senada Dengan itu, Ginanjar Sutrisno Ketua MDMC Kalimantan Selatan menyampaikan bela sungkawa atas bencana yang menimpa warga di sana. “Kami turut prihatin atas bencana yang menimpa warga di sana, semoga tabah menerima musibah,” imbuhnya.

Ginanjar menambahkan mendengar informasi yang di dapat melalui warga Muhammadyah di lokasi kejadian kami bergegas mengirimkan bantuan.

“Setelah mendapatkan informasi awal dari warga kami mengirimkan relawan untuk assesment dan akhirnya bergegas mengirimkan bantuan berupa sembako untuk keperluan dapur umum di sana,” tambahnya.

Keadaan di perparah pula sulitnya berkomunikasi akibat sejak dua hari yang lalu listrik dalam keadaan mati bahkan akses jalan menuju Tiwingan Lama sempat terputus dikarenakan longsorsan menutupi badan jalan.

Adapun total warga yang terdampak baik itu banjir maupun tanah longsor berjumlah 78 orang. (BON/MDN)

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah Bangun Hunian Untuk Non Muslim di pegunungan meratus

HULU SUNGAI TENGAH, MENARA62.COM, . Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada 15 Januari 2021 dini hari, masih...

Cara Nyaman Saat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri

JAKARTA, MENARA62.COM - Orang tanpa gejala COVID-19 ataupun yang bergejala ringan, dihimbau melakukan isolasi mandiri di rumah, untuk mencegah penyebaran virus corona (SARS-CoV-2). Selain melakukan...

Kegiatan Fisik Pasien COVID Saat Isolasi Mandiri

Kegiatan fisik apa yang boleh dilakukan oleh pasien COVID-19 saat isolasi mandiri? Hal itu sering menjadi pertanyaan. Aktifitas fisik memang bermanfaat untuk dapat mengurangi...

Hakikat Menikah: Menghadirkan Rahmat Menghapus Kekerasan

Apa tujuan menikah dalam Islam? Secara umum, menikah bertujuan beribadah mencari ridha Allah SWT. Sedangkan secara khusus, tujuan menikah adalah mewujudkan keluarga yang tenteram dan tenang...

Kasusnya Makin Marak, Menteri Bintang Ajak Masyarakat Ikut Cegah Perkawinan Anak

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengungkapkan kasus perkawinan anak khususnya di tengah pandemi ini kian mengkhawatirkan. Belum...