30.7 C
Jakarta

PDM Surakarta Matangkan Khatib Idul Adha 1447 H

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta menggelar Pertemuan Imam dan Khatib Sholat Idul Adha 1447 Hijriah sekaligus pembacaan teks khutbah, Jumat (22/5/2026), di Aula Gedung Dakwah Balai Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mematangkan persiapan pelaksanaan Sholat Idul Adha agar berlangsung khusyuk, tertib, dan sarat pesan spiritual.

Ketua PDM Kota Surakarta, KH Anwar Sholeh, dalam sambutannya menegaskan pentingnya persiapan matang bagi para imam dan khatib sebelum menjalankan tugas di hadapan jemaah. Menurutnya, khutbah Idul Adha bukan sekadar penyampaian ceramah, tetapi juga sarana dakwah yang harus disampaikan secara tepat dan menyentuh nilai-nilai keimanan umat.

“Ketika khatib sudah berada di atas mimbar, terkadang ada materi yang terlupa. Karena itu, penggunaan teks khutbah sangat membantu agar pesan yang disampaikan tetap terarah dan tidak keluar dari substansi utama,” ujar KH Anwar Sholeh.

Ia mengapresiasi sinergi Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas bersama Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Kota Surakarta yang telah menyiapkan sekaligus mengoreksi teks khutbah Idul Adha tahun ini. Kolaborasi tersebut dinilai penting guna menghasilkan materi khutbah yang berkualitas, sesuai tuntunan syariat, serta relevan dengan kondisi umat.

Dalam pertemuan itu, tema utama khutbah Idul Adha difokuskan pada nilai-nilai spiritualitas, keikhlasan, dan pengorbanan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Nilai tersebut diharapkan dapat menjadi refleksi bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Keikhlasan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah harus menjadi teladan. Semangat berkorban tidak hanya dimaknai melalui penyembelihan hewan qurban, tetapi juga dalam seluruh aspek kehidupan,” jelasnya.

Selain pembahasan materi khutbah, perhatian khusus juga diberikan kepada kualitas bacaan Al-Qur’an para imam Sholat Idul Adha. KH Anwar Sholeh mengingatkan agar para imam memperhatikan tajwid, kelancaran, dan ketepatan pelafalan ayat agar ibadah berlangsung lebih khusyuk.

“Bacaan imam menjadi perhatian jemaah. Karena itu, ketelitian dan kelancaran membaca Al-Qur’an harus benar-benar dipersiapkan,” katanya.

Kegiatan ini diikuti para calon imam dan khatib Idul Adha dari berbagai wilayah di Kota Surakarta. Para peserta mendapatkan pembekalan teknis sekaligus pemantapan materi khutbah agar memiliki keseragaman pesan dakwah saat pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 H.

Melalui kegiatan tersebut, PDM Kota Surakarta berharap pelaksanaan khutbah dan Sholat Idul Adha tahun ini dapat berjalan lancar, penuh keberkahan, serta mampu memperkuat nilai keikhlasan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!