30 C
Jakarta

Pemkab Sleman Gelar Rapid Test bagi ASN, 4 Pegawai Hasilnya Reaktif

Must read

Banjir Sungai Citarum, SARMMI Berikan Bantuan Kemanusiaan

BEKASI, MENARA62.COM – Operasi kemanusiaan yang dilakukan oleh tim SAR Mapala Muhamadiyah Indonesia (SARMMI) bukan hanya bencana alam yang terjadi di luar Jawa saja,...

Spirit Berpasangan

Oleh : Afita Nur Hayati MENARA62.COM-Sebagai sebuah siklus kehidupan yang diatur secara detil oleh Sang Pencipta dalam Al-Qur’an, dari sebelum lahir sampai tumbuh dan berkembang,...

Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah Bangun Hunian Untuk Non Muslim

  Hulu Sungai Tengah, MENARA62.COM- Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada 15 Januari 2021 dini hari, masih menyisakan penderitaan bagi...

‘Aisyiyah Jepara Bantu Korban Banjir Sumberrejo

  JEPARA, MENARA62.com- Bencana banjir yang melanda desa Sumberrejo Donorojo Jepara membuat banyak pihak untuk berbuat kebaikan untuk membantu sesama. Setelah LAZISMU Jepara dan MDMC...

SLEMAN, MENARA62.COM – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman kembali mengadakan rapid test yang bertempat di Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (6/11/2020). Kali ini tes diperuntukan bagi karyawan dan Pegawai Harian Lepas (PHL) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Sleman.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Sleman, dr. Novi Krisnaeni, MPH., menyebutkan ada sebanyak 97 orang yang mengikuti rapid test tersebut. Hasilnya ditemukan ada 4 orang yang menunjukkan hasil reaktif.  Ke-4 orang tersebut selanjutnya mengikuti swab test.

“Setelah di-swab, maka harus karantina secara mandiri sambil menunggu hasilnya. Kalau negatif, hari Senin bisa kembali bekerja di kantor,” jelasnya.

Rapid test bagi pegawai di lingkungan Setda Pemkab Sleman

Selain rapid test, pada kesempatan tersebut juga diadakan Posbindu (Pos Binaan Terpadu), atau pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM). Kegiatan yang rutin diadakan setiap bulan ini dirasa penting, terlebih di masa pandemi seperti ini.

Menurut Novi PTM dapat menjadi faktor yang bisa memperburuk kondisi tubuh seseorang saat terkena virus Covid-19. “Posbindu PTM ini akan kita perketat lagi,” kata Novi.

Kegiatan tersebut digelar sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasianal ke-56 tahun 2020.

Pemeriksaan kesehatan fisik pada Posbindu PTM ini di antaranya meliputi pemeriksaan tensi darah, berat badan, lingkar perut, gula darah, kolesterol dan asam urat.

 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Banjir Sungai Citarum, SARMMI Berikan Bantuan Kemanusiaan

BEKASI, MENARA62.COM – Operasi kemanusiaan yang dilakukan oleh tim SAR Mapala Muhamadiyah Indonesia (SARMMI) bukan hanya bencana alam yang terjadi di luar Jawa saja,...

Spirit Berpasangan

Oleh : Afita Nur Hayati MENARA62.COM-Sebagai sebuah siklus kehidupan yang diatur secara detil oleh Sang Pencipta dalam Al-Qur’an, dari sebelum lahir sampai tumbuh dan berkembang,...

Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah Bangun Hunian Untuk Non Muslim

  Hulu Sungai Tengah, MENARA62.COM- Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada 15 Januari 2021 dini hari, masih menyisakan penderitaan bagi...

‘Aisyiyah Jepara Bantu Korban Banjir Sumberrejo

  JEPARA, MENARA62.com- Bencana banjir yang melanda desa Sumberrejo Donorojo Jepara membuat banyak pihak untuk berbuat kebaikan untuk membantu sesama. Setelah LAZISMU Jepara dan MDMC...

Bupati Empat Lawang Melaunching Inovasi Digitalisasi Desa

  EMPAT LAWANG, MENARA62.COM-  Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad, S.Si, SH, MM, MH.Untuk menghilangkan blankspot internet atau tidak ada lagi wilayah dalam Kabupaten Empat...