25.6 C
Jakarta

PSBPS UMS Gelar Pelatihan untuk Dosen Pendidikan Pancasila yang Dikemas Secara Daring dan Luring

Must read

Diskusi Bersama Warga Sulteng, Jubir Presiden Sampaikan Produktivitas Sosial Ekonomi Merupakan Perhatian Utama

Palu - Presiden Joko Widodo telah memberikan contoh terkait menjaga produktivitas sosial ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Sebagai kepala negara, dirinya selama ini telah...

Program “Belanja di Warung Tetangga” Diyakini Mampu Menyaingi Retail Modern

Jakarta, MENARA62.COM - Program "Belanja di Warung Tetangga" yang diinisiasi Kementerian Koperasi dan UKM bersama BUMN Pangan dan diluncurkan pada medio April 2020...

LPDB-KUMKM Targetkan 4,8 Juta UMKM Mendapat Dana PEN

Jakarta, MENARA62.COM Untuk mengatasi dampak Covid-19, Pemerintah bersama Kementerian Koperasi dan UKM telah menganggarkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 1 triliun untuk...

Luncurkan Produk Terbaru, Solusi Nojorono Atasi Dampak Pandemi Global Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap berbagai bidang, termasuk pada dunia bisnis dan industri.  Salah satunya industri tembakau. Mengutip...

 

 

PABELAN,MENARA62.COM-Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSBPS) bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Ilmu Dasar dan Bahasa (LPIDB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Training Of Trainer (TOT) untuk Dosen Pendidikan Pancasila di UMS dan Perguruan Tinggi sekitarnya.  TOT tersebut berlangsung selama 2 hari yakni Senin – Selasa, 29-30 Juni 2020.

Pelatihan diselenggarakan secara online atau dalam jaringan (daring) pada Senin (29/6/2020)  dan luar jaringan (luring) pada Selasa (30/6/2020). Acara bertempat di Gedung I Fakultas Hukum lantai 4 UMS dengan diikuti sebanyak 15 dosen mata kuliah Pancasila dari UMS dan Perguruan Tinggi Swasta di Solo.

Dr. M Thoyibi, M.S, selaku Kepala LPIDB UMS mengatakan kegiatan ini merupakan pelatihan untuk para dosen yang akan menjadi pengajar mahasiswa di kelas mengampu mata kuliah Pancasila. “Tema yang kami angkat yaitu Revitalisasi dan institusionalisasi pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi,” ujar Thoyibi.

Program ini sejatinya sudah dimulai sejak beberapa bulan yang lalu, diawali dengan assesment lapangan atau analisis kebutuhan masyarakat, khususnya kepada mahasiswa. “Kemudian kita tindaklanjuti dengan workshop penyusunan modul dan TOT ini,” lengkapnya.

Thoyibi berharap luaran dari TOT ini, para dosen dapat mengimplementasikan hasil pelatihan saat mengajar kepada mahasiswa nanti. “Bagaimana mengimplementasikan pendidikan Pancasila yang sesuai dengan minat mahasiswa jaman sekarang. Jadi tidak sesuai minat mahasiswa jaman dulu, yang mempunyai karakteristik dan pola belajar yang berbeda. Selain itu juga mempunyai kebutuhan-kebutuhan yang berbeda,” katanya.

Di hari terakhir pelatihan, peserta diminta melakukan simulasi pembelajaran atau microteaching. Setiap peserta diminta menyampaikan materi sesuai judul yang telah dibagikan oleh tim fasilitator, dalam hal ini dipimpin oleh Dr. Achmad Muhibbin, M.Si. Kaprogdi Pendidikan Kewarganegaraan FKIP UMS. (Risqi)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Diskusi Bersama Warga Sulteng, Jubir Presiden Sampaikan Produktivitas Sosial Ekonomi Merupakan Perhatian Utama

Palu - Presiden Joko Widodo telah memberikan contoh terkait menjaga produktivitas sosial ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Sebagai kepala negara, dirinya selama ini telah...

Program “Belanja di Warung Tetangga” Diyakini Mampu Menyaingi Retail Modern

Jakarta, MENARA62.COM - Program "Belanja di Warung Tetangga" yang diinisiasi Kementerian Koperasi dan UKM bersama BUMN Pangan dan diluncurkan pada medio April 2020...

LPDB-KUMKM Targetkan 4,8 Juta UMKM Mendapat Dana PEN

Jakarta, MENARA62.COM Untuk mengatasi dampak Covid-19, Pemerintah bersama Kementerian Koperasi dan UKM telah menganggarkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 1 triliun untuk...

Luncurkan Produk Terbaru, Solusi Nojorono Atasi Dampak Pandemi Global Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap berbagai bidang, termasuk pada dunia bisnis dan industri.  Salah satunya industri tembakau. Mengutip...

‘Zona Merah’ PPDB Sekolah Swasta

Oleh Ashari * ZONA merah dalam tulisan ini, kita batasi dengan maksud sebuah kekhawatiran. Jika tidak diantisipasi dan ditindak lanjuti. Karena kondisi riil di lapangan,...