24.2 C
Jakarta

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (seri ke-29)

Baca Juga:

SMAN 2 Muara Enim Raih Prestasi Pada KSN-K 2021

MENARA62.COM - Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengadakan Kompetisi Sains Nasional tingkat kabupaten / kota ( KSN-K ) Tahun 2021....

Mencari Desa Wisata di Bali dan Nusa Tenggara? Coba Kunjungi Ini! 

JAKARTA, MENARA62.COM - Seiring dengan perkembangan pariwisata era baru yang beranjak menuju ke arah berkualitas dan berkelanjutan, desa wisata memiliki peran yang penting untuk...

Lebih dari 1,3 Juta PTK Non PNS Cairkan Bantuan Subsidi Upah

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada dua juta Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK)...

Tingkatkan Produksi Kopi, Koperasi Wanita Gayo Ingin Dapat Dana Bergulir Kembali

Nanggroe Aceh Darussalam, MENARA62.COM - Koperasi Kopi Wanita Gayo (Kokowagayo), eksportir biji kopi Kabupaten Bener Meriah berharap Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro,...

# Khawatirkan Masa Depan

TIDAK ada saya kira orang tua yang tidak khawatir akan masa depan anaknya. Atau tepatnya, hampir semua orang tua akan peduli kepada anaknya. Kenapa memakai kata hampir? Ya, karena dalam realitasnya ada juga orang tua yang abai dengan masa depan anak-anaknya. Bukan karena, tidak tahu, bahwa itu adalah tanggung jawabnya, namun sikap cuek, tidak peduli itu lebih disebabkan karena kondisi dan situasional.
Satu saat, ketika Rohman liburan semester agak lama, hampir sebulan, maka aku ajak jalan-jalan ke keluarga dekat. Karena masih pandemi covid-19, sehingga memang tidak bisa leluasa. Terbatas. Salah satunya adalah ke orangtua. Rohman bertemu dengan kakek neneknya. Juga saudara yang lain.
“Berapa minggu liburan, mas?” kata bapak menanyakan liburan kali ini kepada Rohman. Sementara yang ditanya masih sibuk dengan HP ku yang langsung dipinjamnya, sejak turun dari motor.
“Sebulan, kek,” jawabnya santai.
“Sudah hafal berapa jus, mas?”
“Mau 6 juz,”
“Yang semangat ya mas,”
“Ggih kek,”
Tanya jawab ringan Rohman dengan kakeknya. Yang nota bene adalah bapakku. Yang berhasil aku rekam dalam ingatan. Karena setelah itu, bapak cerita tentang aku waktu kecil. Aku antusias menyimaknya. Karena, rasanya baru kali ini, bapak mau cerita tentang masa kecilku.
Diawali dengan permintaan maaf bapak, karena mengakui tidak begitu mengarahkan masa depanku. Sekolah iya. Tetapi katanya jarang mengarahkan mau sekolah ke mana. Yang penting sekolah bersama teman-teman sekampung. Alasanya lebih pada bisa berangkat sekolah bersama. Tidak peduli suka tidak sekolah disitu. Apalagi, memprediksi setelah sekolah tersebut. Pendeknya sekolah di zaman dulu, obsesi pertama  mendapat ijin dari orangtua (bersambung)

 

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

SMAN 2 Muara Enim Raih Prestasi Pada KSN-K 2021

MENARA62.COM - Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengadakan Kompetisi Sains Nasional tingkat kabupaten / kota ( KSN-K ) Tahun 2021....

Mencari Desa Wisata di Bali dan Nusa Tenggara? Coba Kunjungi Ini! 

JAKARTA, MENARA62.COM - Seiring dengan perkembangan pariwisata era baru yang beranjak menuju ke arah berkualitas dan berkelanjutan, desa wisata memiliki peran yang penting untuk...

Lebih dari 1,3 Juta PTK Non PNS Cairkan Bantuan Subsidi Upah

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada dua juta Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK)...

Tingkatkan Produksi Kopi, Koperasi Wanita Gayo Ingin Dapat Dana Bergulir Kembali

Nanggroe Aceh Darussalam, MENARA62.COM - Koperasi Kopi Wanita Gayo (Kokowagayo), eksportir biji kopi Kabupaten Bener Meriah berharap Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro,...

Ditjen Kebudayaan Segera Luncurkan Buku Panduan Hidup Di Tengah Pandemi Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM – Lebih dari satu tahun pandemi melanda tanah air menyebabkan hampir semua wilayah tidak terlepas dari penularan virus Covid-19. Tetapi masyarakat adat...